Assalamu'alaikum blogs!!!
kami tak perlu menanyakan kabar kalian, karena kami hanya perlu berharap semoga kalian baik-baik saja ya.
Anyway, mumpung udah selesai UN, kali ini gue mau sharing lagi. Tentang apa? Tentang cara belajar. Oke, check this out!
Belajar.. apa sih yang ada di pikiran kalian begitu mendengar kata "belajar"? Males ya? Bosen? Capek? Gatel-gatel? Bentol-bentol? Sesak napas? Mata merah karena iritasi ringan? -__-. Oke ini gak penting.
Belajar.. kewajiban seorang pelajar yg mungkin cukup ngebosenin bagi pelakunya. kalian bosen gak? Mungkin bukan bosen, tapi males. Sebagian besar orang yang gak sadar pentingnya belajar pasti males. Gue juga kok. tapi bukan berarti gue gak ngerti pentingnya. Gue cuma males.
Lalu, apa sih pentingnya belajar itu?
Selasa, 26 Maret 2013
Kamis, 21 Maret 2013
Journey: home!
Assalamu'alaikum.
Blogs!! Masa postingan sebelum ini gak cukup untuk menceritakan pengalaman camping gue deh -_-. padahal tanggung banget. Ya gapapa sih. Gue sambung di sini aja ya? Oke kita lanjut.
Jadi setelah bangun tidur dan jalan-jalan sebentar, gue, wawan, dan widya pergi ke curug buluh. Di situ ternyata ada sekelompok mahasiswa. Mereka ngecamp di dekat air terjun. Ya jadi mungkin yang gue denger suara "wohoho" tadi subuh itu adalah mereka. yasudah tidak masalah.
Label:
awesome,
experience,
friends,
Traveling
Journey: Camping ground!
Assalamu'alaikum
Kali ini gue gak perlu nanyain kabar kalian ya. Kan baru gue tinggal sebentar.
Udah baca post sebelum ini, kan?
Nah, gue mau lanjutin ceritanya. Simak yap!
Nah, gue mau lanjutin ceritanya. Simak yap!
setelah kami berlima melarikan diri dari sang pangeran, kami tiba di lapangan yang agak luas. Lapangan ini di kelilingi hutan pinus. Lokasinya deket destinasi pertama gue dulu yaitu di curug Buluh. Tempat camping ini adalah pos pertama pendakian ke puncak gunung salak. jadi kawasan gunung bunder itu termasuk ada di gunung salak. Apa bukan ya? untuk camping di sini harus bayar 10ribu/orang. Lumayan murah, kan? iyalah.
Waktu menunjukan pukul 16.24. Sekitar segitulah. Kami survey lokasi sebentar buat nyari sumber air. Dan ini dia sumber air kami
Label:
awesome,
experience,
friends,
Traveling
Journey: Adventure begins!
Assalamu'alaikum blooogs!
Sesuai postingan HL-key, gue ninggalin blogs cukup lama. Jadi, apa kabar kalian? Baik-baik aja? Mudah-mudahan ya.
Eh, sekarang sudah sekitar 1 bulan menjelang UN loh. Deg-degan? Nggak, biasa aja. Mumpung masih agak lama, gue mau cerita. Simak ya..
Hari senin kemarin gue pergi ke gunung Bunder lagi looh. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini yang ikut lebih banyak. Ditambah lagi kali ini gue nginep. Camping gitu.
Oke, semua dimulai dari perencanaan waktu lagi berenang. Sekitar 4 hari sebelum berangkat. Hari itu rencana camping ini disebar ke teman-teman. Eh nggak deng. Udah dikasih tau sekitar seminggu sebelumnya. Tapi gak pake camping. Belajar dari pengalaman sebelumnya, kali ini gak boleh ada yang nanya "siapa aja yang ikut?". Tau sendiri kan bakalan kayak gimana nantinya -_-.
Label:
awesome,
experience,
friends,
Traveling
Rabu, 13 Maret 2013
I Hate Loneliness, but It Loves Me
"Jika semua manusia itu bersaudara, harusnya dunia tidak sesepi ini, kan?"
"apakah dunia menjauh ataukah aku yang terlanjur terbiasa dengan kesendirian?"
"Saat aku mendapatkan semuanya, aku mulai kehilangan semuanya. Hingga yang tersisa hanyalah halaman kosong."
"Mengapa langit penuh berbintang di malam mengerikan seperti ini? Mereka membuatku muak!"
"Bukan karena mereka. Bukan salah mereka."
"Ia hanya imajinasi yang terbentuk dari rasa putus asa akibat kesepian."
"Mendadak semua terdiam. Aku berada di ladang kesunyian. Hanya detak jantung amarah yang kudengar."
"Detak jantung yang tercipta dari benciku pada mereka yang tidak mengenal kesepian."
"Tidak masalah. Sejak awal aku berlatih hanya untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu."
Kamis, 31 Januari 2013
Opened: HL-key!
selamat malam, dear blogs!
Assalamu'alaikum.
Seperti biasa. pertama, gue mau basa-basi dulu.
Apa kabar kalian semuaaaaa?! Baik, kan? Alhamdulillah kalau baik. Kalau ada yang kurang baik ya semoga cepet jadi baik.
Udah baca postingan terakhir gue?
Yang ada air terjunnya itu loh. Gimana menurut kalian? Pengen gak kesana? Pasti pengen deh. semoga kalian bisa cepat kesana ya. Jangan lupa kalo ketemu cewek berumur 17-18 tahun, call me -_-.
Anyway, blogs, gue mau ngebuka 1 kunci nih. Kunci apa, dit? tenang aja, ini bukan kunci inggris, kunci stang mobil atau kunci pintu. sebenarnya bukan kunci sih. Ini lebih kayak alasan gitu.
Oke daripada bingung, mending langsung simak aja ya.
sebelumnya, yang punya pacar angkat tangan kalian! Yang gak punya pacar, angkat dompet kalian -_-.
Oke itu gak penting.
kalian pernah pacaran tidak? Kalo belom pernah gapapa. kalo udah pernah, sekarang masih sama pacar atau udah putus? udah berapa lama pacaran? Atau udah berapa lama putus? Paling lama pacaran berapa lama? Mantan kalian ada berapa? Udah bisa move on belom? Belom ya? Kasian deh.
Yap, blogs, gue mau bahas tentang pacaran.
Kalian tau tidak sejarah pacaran itu dari mana? Gue pernah baca sekilas kalau pacaran itu tradisi budaya negara manaa gitu. Ini sejenis pertunangan. Pacar itu sendiri bukan pasangan. Pacar itu sejenis buah atau apalah gitu yang dijadiin tanda bahwa seseorang udah tunangan dan siap melangkah ke pernikahan. Mungkin kayak di India kali ya yang make merah-merah di jidat itu. Tapi kalo itu kan berarti udah nikah.
Nah, budaya itu nyebar dan berubah jadi suatu kegiatan yang disebut ''pacaran'' dan diminati kaum remaja.
Yah gue cuma baca sejarahnya sekilas. Jadi mungkin gue salah juga.
Sebagai kaum remaja, gue juga pernah pacaran. 2 kali. Waktu itu gue gak ngerti sama sekali tentang pacaran. Gue cuma tau gue jadian dan ada perasaan spesial ke seseorang. Tapi gue gak tau harus ngapain.
Menurut kalian orang yang pacaran itu harus gimana sih?
Harus selalu berduaan? Pegangan tangan gitu? Jalan bareng terus? Atau gimana?
gue nanya beberapa temen gue. Mereka bilang intinya itu sharing masalah atau keseharian gitu deh. Dengan bumbu kasih sayang dan perhatian. Tapi tetep, gue gak ngerti.
Sebagai seorang manusia yg mulai beranjak dewasa, pastinya kita mulai punya perasaan ke orang lain. Punya perhatian lebih ke seseorang. wajar, ini manusiawi. Nah, ini yang nantinya akan mendorong seseorang untuk pacaran. gue pun begitu. Tapi... Urf selalu ribut ''inget prinsip, dit!!'' -_-.
Jadi apa sih prinsip gue itu?
kriteria.
tentunya dalam memilih pasangan kalian juga punya kriteria kan? Apa kriteria kalian?
Kriteria pasangan yang dicari biasanya: perhatian, baik, tinggi, mancung, kaya, pintar, ganteng/cantik, manis, imut, keren, langsing/gendut, apa adanya, posesif/cuek, dll. Yah relatif terhadap setiap orang.
Yang ingin gue tekankan pada kriteria ini adalah Apa Adanya. Siapa sih yang nggak mau pasangan yang bisa menerima apa adanya? Menerima kekurangan dan kelebihan kita.
Tapi blogs, sampai saat ini hanya 1 manusia yang punya kriteria ini. Dia adalah Nabi Muhammad SAW. Karena Beliau mencintai umat manusia dengan ikhlas.
Beda dengan manusia seperti kita. kebanyakan bilang, ''gue mau nyari pacar yang baik, setia, dan bisa menerima gue apa adanya''. Kawan, jaman sekarang hampir gak ada orang yang mau menerima apa adanya.
Yang ada, ''gue mau menerima dia apa adanya ASALKAN dia baik, setia, cantik...'' ya begitu. yah ini cuma opini gue sih.
Kriteria gue sendiri yang paling penting cuma 1.
''Dia harus mencintai Tuhannya melebihi apa pun''.
Gini, blogs, zaman sekarang mendapatkan hati perempuan itu gampang. Populasi perempuan melebihi laki-laki. Sebagian perempuan bisa didapetin dengan ketampanan, kekayaan, kepintaran, kebaikan dan sebagainya dari laki-laki. kebanyakan laki-laki juga sama dalam memilih pasangan wanitanya.
Mereka saling berlomba menghias diri biar bisa menarik perhatian lawan jenis. hal semacam ini, blogs, terlalu biasa buat gue.
kalian bisa ketemu perempuan cantik di mana-mana. Gampang ditemuin. Begitu pun sebaliknya.
Zaman sekarang, perempuan yang cantik, baik, pintar, pengertian, dan setia itu banyak. Tapi cuma sedikit yang mencintai Tuhannya.
Karena itu gue memutuskan untuk tetap single. Kenapa? Karena seseorang yang gue inginkan tidak akan menginginkan gue sebelum waktunya.
Dia pasti akan menjaga dirinya dari laki-laki yang memang tidak berhak. Dia bisa menjaga lisan dan kelakuannya juga. Sungguh! Ini sangat langka. Dan orang yang seperti ini pasti menolak untuk pacaran. Karena itu, gue mencari orang seperti ini. Dan ini dijamin butuh waktu lama banget. Belum tentu juga bakal gue temuin di hidup gue. tapi ya gue tetep nyari deh. bukan untuk dipacarin. Tapi buat mendampingi hidup. Gue cuma butuh 1 untuk seumur hidup.
Kalau pun seandainya gue sempat pacaran nantinya, ada beberapa hal yang mau gue terapin untuk pasangan gue. yaitu prioritas. Gue (sebagai pacar) bukanlah prioritas utama. Yang paling penting itu agamanya. Lalu keluarganya. Terus dirinya sendiri, abis itu sahabatnya, dan baru gue.
Kenapa? Karena agama adalah keyakinan yang harus dijaga. keluarga yang menjaga dia dan dia harus tau berterimakasih kepada keluarganya. Dirinya sendiri, agar dia tidak membiarkan orang lain mengatur hidupnya. sahabatnya karena mereka lebih lama saling mengenal daripada gue. Nah yang terakhir baru gue sebagai pacar.
Itu kalau sempat pacaran. Kalau pun gue pacaran, gue juga gak tau harus ngapain. Apa gue harus protektif atau ngebebasin? Atau apa aja yg dilakuin oleh orang pacaran? Gue belum mengerti.
Terus ada juga siklus pacaran. Stranger--> temen --> pdkt --> pacaran --> putus --> mantan --> temen --> stranger.
Kurang lebih begitu. Kalian pasti tau siklus itu. Udah biasa. kalau beruntung sih bisa dari pacaran jadi lebih serius hingga pernikahan dan seterusnya. tapi kebanyakan sih orang-orang melewati siklus itu beberapa kali yang akhirnya menjauhkan 2 insan yang pernah memiliki rasa. Akhirnya apa? Saling benci. Saling berusaha melupakan. ini menyebalkan. begitu putus semuanya berubah. Alasannya putus itu apa sih? Banyak. Alasan konyol seperti terlalu baik, udah gak sayang, cemburu dan sebagainya.
Alasan ''udah gak sayang'' itu nyebelin. Ini artinya mereka cuma mengikuti perasaan sesaat. Sama aja kayak alasan masih bertahan atau balikan. Yaitu ''masih sayang''. Embel-embel kata ''masih'' di belakang ''sayang'' itu menghilangkan makna ''sayang'' itu. jadi kesannya ya mengikuti perasaan sementara doang. gue gak pengen jadi orang yang begini.
Berdasarkan siklus itu gue menyimpulkan bahwa, ''pacaran adalah awal dari kehancuran suatu hubungan''. Hubungan di sini maksudnya pertemanan ya. kesimpulan ini gak berlaku bagi mereka yang berhasil ke tingkat yang lebih serius.
Blogs, dengan ini kalian mengetahui seseorang yang gue cari untuk menjadi pasangan gue.
Tapi, kalian juga tau kan tentang perempuan seumuran gue yang nyasar itu? AAAAAAAAA! gue juga beneran nyari orang macam ini -___-. Ini juga sangat langka walaupun gak selangka kriteria gue tadi.
Kalau ketemu, nantinya dapet perlakuan spesial deeeh. Beneran. Gak boong -_-. Gue ajakin nyasar kemana-mana nantinya. Melihat keindahan alam, melihat hal-hal sederhana yang menakjubkan. Dan sebagainya. Dijamin keren banget!
Makanya sering-seringlah kalian menyasarkan diri (khusus perempuan) biar ketemu gue -_-.
Baiklah, blogs! Gue udah ngasih tau salah satu kunci gue dan beberapa pandangan gue tentang pacaran. Sebenernya ada lebih banyak lagi yang mau gue bahas tentang pacaran ini. Tapi karena nanti postnya malah kepanjangan kan jadi kurang asik. Mungkin lain kali gue bahas lebih mendalam.
untuk malam ini cukup sekian dulu, blogs. karena post berikutnya mungkin masih lama, sebaiknya jaga diri kalian baik-baik ya.
Selamat malam
Assalamu'alaikum.
Seperti biasa. pertama, gue mau basa-basi dulu.
Apa kabar kalian semuaaaaa?! Baik, kan? Alhamdulillah kalau baik. Kalau ada yang kurang baik ya semoga cepet jadi baik.
Udah baca postingan terakhir gue?
Yang ada air terjunnya itu loh. Gimana menurut kalian? Pengen gak kesana? Pasti pengen deh. semoga kalian bisa cepat kesana ya. Jangan lupa kalo ketemu cewek berumur 17-18 tahun, call me -_-.
Anyway, blogs, gue mau ngebuka 1 kunci nih. Kunci apa, dit? tenang aja, ini bukan kunci inggris, kunci stang mobil atau kunci pintu. sebenarnya bukan kunci sih. Ini lebih kayak alasan gitu.
Oke daripada bingung, mending langsung simak aja ya.
sebelumnya, yang punya pacar angkat tangan kalian! Yang gak punya pacar, angkat dompet kalian -_-.
Oke itu gak penting.
kalian pernah pacaran tidak? Kalo belom pernah gapapa. kalo udah pernah, sekarang masih sama pacar atau udah putus? udah berapa lama pacaran? Atau udah berapa lama putus? Paling lama pacaran berapa lama? Mantan kalian ada berapa? Udah bisa move on belom? Belom ya? Kasian deh.
Yap, blogs, gue mau bahas tentang pacaran.
Kalian tau tidak sejarah pacaran itu dari mana? Gue pernah baca sekilas kalau pacaran itu tradisi budaya negara manaa gitu. Ini sejenis pertunangan. Pacar itu sendiri bukan pasangan. Pacar itu sejenis buah atau apalah gitu yang dijadiin tanda bahwa seseorang udah tunangan dan siap melangkah ke pernikahan. Mungkin kayak di India kali ya yang make merah-merah di jidat itu. Tapi kalo itu kan berarti udah nikah.
Nah, budaya itu nyebar dan berubah jadi suatu kegiatan yang disebut ''pacaran'' dan diminati kaum remaja.
Yah gue cuma baca sejarahnya sekilas. Jadi mungkin gue salah juga.
Sebagai kaum remaja, gue juga pernah pacaran. 2 kali. Waktu itu gue gak ngerti sama sekali tentang pacaran. Gue cuma tau gue jadian dan ada perasaan spesial ke seseorang. Tapi gue gak tau harus ngapain.
Menurut kalian orang yang pacaran itu harus gimana sih?
Harus selalu berduaan? Pegangan tangan gitu? Jalan bareng terus? Atau gimana?
gue nanya beberapa temen gue. Mereka bilang intinya itu sharing masalah atau keseharian gitu deh. Dengan bumbu kasih sayang dan perhatian. Tapi tetep, gue gak ngerti.
Sebagai seorang manusia yg mulai beranjak dewasa, pastinya kita mulai punya perasaan ke orang lain. Punya perhatian lebih ke seseorang. wajar, ini manusiawi. Nah, ini yang nantinya akan mendorong seseorang untuk pacaran. gue pun begitu. Tapi... Urf selalu ribut ''inget prinsip, dit!!'' -_-.
Jadi apa sih prinsip gue itu?
kriteria.
tentunya dalam memilih pasangan kalian juga punya kriteria kan? Apa kriteria kalian?
Kriteria pasangan yang dicari biasanya: perhatian, baik, tinggi, mancung, kaya, pintar, ganteng/cantik, manis, imut, keren, langsing/gendut, apa adanya, posesif/cuek, dll. Yah relatif terhadap setiap orang.
Yang ingin gue tekankan pada kriteria ini adalah Apa Adanya. Siapa sih yang nggak mau pasangan yang bisa menerima apa adanya? Menerima kekurangan dan kelebihan kita.
Tapi blogs, sampai saat ini hanya 1 manusia yang punya kriteria ini. Dia adalah Nabi Muhammad SAW. Karena Beliau mencintai umat manusia dengan ikhlas.
Beda dengan manusia seperti kita. kebanyakan bilang, ''gue mau nyari pacar yang baik, setia, dan bisa menerima gue apa adanya''. Kawan, jaman sekarang hampir gak ada orang yang mau menerima apa adanya.
Yang ada, ''gue mau menerima dia apa adanya ASALKAN dia baik, setia, cantik...'' ya begitu. yah ini cuma opini gue sih.
Kriteria gue sendiri yang paling penting cuma 1.
''Dia harus mencintai Tuhannya melebihi apa pun''.
Gini, blogs, zaman sekarang mendapatkan hati perempuan itu gampang. Populasi perempuan melebihi laki-laki. Sebagian perempuan bisa didapetin dengan ketampanan, kekayaan, kepintaran, kebaikan dan sebagainya dari laki-laki. kebanyakan laki-laki juga sama dalam memilih pasangan wanitanya.
Mereka saling berlomba menghias diri biar bisa menarik perhatian lawan jenis. hal semacam ini, blogs, terlalu biasa buat gue.
kalian bisa ketemu perempuan cantik di mana-mana. Gampang ditemuin. Begitu pun sebaliknya.
Zaman sekarang, perempuan yang cantik, baik, pintar, pengertian, dan setia itu banyak. Tapi cuma sedikit yang mencintai Tuhannya.
Karena itu gue memutuskan untuk tetap single. Kenapa? Karena seseorang yang gue inginkan tidak akan menginginkan gue sebelum waktunya.
Dia pasti akan menjaga dirinya dari laki-laki yang memang tidak berhak. Dia bisa menjaga lisan dan kelakuannya juga. Sungguh! Ini sangat langka. Dan orang yang seperti ini pasti menolak untuk pacaran. Karena itu, gue mencari orang seperti ini. Dan ini dijamin butuh waktu lama banget. Belum tentu juga bakal gue temuin di hidup gue. tapi ya gue tetep nyari deh. bukan untuk dipacarin. Tapi buat mendampingi hidup. Gue cuma butuh 1 untuk seumur hidup.
Kalau pun seandainya gue sempat pacaran nantinya, ada beberapa hal yang mau gue terapin untuk pasangan gue. yaitu prioritas. Gue (sebagai pacar) bukanlah prioritas utama. Yang paling penting itu agamanya. Lalu keluarganya. Terus dirinya sendiri, abis itu sahabatnya, dan baru gue.
Kenapa? Karena agama adalah keyakinan yang harus dijaga. keluarga yang menjaga dia dan dia harus tau berterimakasih kepada keluarganya. Dirinya sendiri, agar dia tidak membiarkan orang lain mengatur hidupnya. sahabatnya karena mereka lebih lama saling mengenal daripada gue. Nah yang terakhir baru gue sebagai pacar.
Itu kalau sempat pacaran. Kalau pun gue pacaran, gue juga gak tau harus ngapain. Apa gue harus protektif atau ngebebasin? Atau apa aja yg dilakuin oleh orang pacaran? Gue belum mengerti.
Terus ada juga siklus pacaran. Stranger--> temen --> pdkt --> pacaran --> putus --> mantan --> temen --> stranger.
Kurang lebih begitu. Kalian pasti tau siklus itu. Udah biasa. kalau beruntung sih bisa dari pacaran jadi lebih serius hingga pernikahan dan seterusnya. tapi kebanyakan sih orang-orang melewati siklus itu beberapa kali yang akhirnya menjauhkan 2 insan yang pernah memiliki rasa. Akhirnya apa? Saling benci. Saling berusaha melupakan. ini menyebalkan. begitu putus semuanya berubah. Alasannya putus itu apa sih? Banyak. Alasan konyol seperti terlalu baik, udah gak sayang, cemburu dan sebagainya.
Alasan ''udah gak sayang'' itu nyebelin. Ini artinya mereka cuma mengikuti perasaan sesaat. Sama aja kayak alasan masih bertahan atau balikan. Yaitu ''masih sayang''. Embel-embel kata ''masih'' di belakang ''sayang'' itu menghilangkan makna ''sayang'' itu. jadi kesannya ya mengikuti perasaan sementara doang. gue gak pengen jadi orang yang begini.
Berdasarkan siklus itu gue menyimpulkan bahwa, ''pacaran adalah awal dari kehancuran suatu hubungan''. Hubungan di sini maksudnya pertemanan ya. kesimpulan ini gak berlaku bagi mereka yang berhasil ke tingkat yang lebih serius.
Blogs, dengan ini kalian mengetahui seseorang yang gue cari untuk menjadi pasangan gue.
Tapi, kalian juga tau kan tentang perempuan seumuran gue yang nyasar itu? AAAAAAAAA! gue juga beneran nyari orang macam ini -___-. Ini juga sangat langka walaupun gak selangka kriteria gue tadi.
Kalau ketemu, nantinya dapet perlakuan spesial deeeh. Beneran. Gak boong -_-. Gue ajakin nyasar kemana-mana nantinya. Melihat keindahan alam, melihat hal-hal sederhana yang menakjubkan. Dan sebagainya. Dijamin keren banget!
Makanya sering-seringlah kalian menyasarkan diri (khusus perempuan) biar ketemu gue -_-.
Baiklah, blogs! Gue udah ngasih tau salah satu kunci gue dan beberapa pandangan gue tentang pacaran. Sebenernya ada lebih banyak lagi yang mau gue bahas tentang pacaran ini. Tapi karena nanti postnya malah kepanjangan kan jadi kurang asik. Mungkin lain kali gue bahas lebih mendalam.
untuk malam ini cukup sekian dulu, blogs. karena post berikutnya mungkin masih lama, sebaiknya jaga diri kalian baik-baik ya.
Selamat malam
Senin, 14 Januari 2013
Into The Waterfall!
Halo, Blogs!!
Seperti biasa. Sebelumnya gue ucapkan, Assalamu'alaikum.
Apa kabar, Blogs? Pasti baik-baik aja soalnya belum terlalu lama
sejak gue tinggal dari postingan sebelumnya. Anyway, gue mau cerita
tentang sesuatu yang AWESOME banget! tentang traveling gitu. Simak ya.
hari sabtu, 12 januari
2013
, gue menyelesaikan resolusi
2012
gue. Yap, air terjun. Ingetkan di postingan 18th birthday ada
rencana ke gunung Bunder tgl 30 Des? Nah, rencana itu gak jadi.
Temen-temen gue pada gak bisa. Kasian deh.
Semenjak itu teman-teman gue membuat rencana baru untuk
berkunjung ke gunung Bunder. Udah ada sekitar 2-3 rencana yang gagal.
Alasannya,
1. gak dibolehin orang tua.
Wajar aja sih. Soalnya itu jauh dan saat ini musim hujan.
2. Biaya.
Menurut gue biaya ke sana murah kalau naik motor. Cuma modal bensin sama bayar tiket masuk. Paling 50rb cukuplah.
3. Orang-orang yang ikut.
Ini alasan paling menyebalkan buat gue. Kalau ada 5 orang
dari 10 orang yg gak bisa ikut, rencana bisa gagal karena yang lain pada
jadi gak mau ikut. alasannya, sepi orangnya cuma sedikit. Saat rencana
pergi ini disebarkan, mereka sibuk bertanya ''siapa aja yg ikut?'' ini
menyebalkan. Kalau gue bilang cuma 5 orang, mereka pasti gak mau.
Kesannya agak ketergantungan gitu buat gue.
yang terakhir membuat rencana ke gunung Bunder adalah gue sama
KM. KM koordinator kelas gitu jadi mungkin banyak yg mau ikut.
Rencananya tgl 12 januari
2013
kami (kelas gue) mau pergi ke sana. Tapi, alasan yg ke 3 tadi
menggagalkan rencana kami -_-. Cuma karena yang ikut sedikit? plis deh.
H-1, jum'at 11 Januari.
Gue konfirmasi lagi tentang rencana itu. Dan ya, rencana
dibatalkan. Tapi, ada Radit, seorang teman yang ngesms gue. Dia bilang
jadiin aja rencananya. menurut dia gak masalah berapa pun orangnya. Dan
karena gue emang pengen ke sana, akhirnya gue iyakan aja ajakannya. Jadi
gue pergi ke sana sama dia doang.
Dia nyuruh bawa sepatu/sendal gunung, raincoat, baju+celana ganti, jaket, pisau lipat, sama snack.
Gue bawa baju+celana, sepatu safety, jaket, pisau lipat, snack,
peta, syal, soffel, obeng, kacamata hitam. Entah itu buat apa, tapi ya
itu yg gue bawa. Setelah siap, gue tidur.
Label:
awesome,
experience,
friends,
Traveling
Langganan:
Postingan (Atom)
