Kamis, 31 Januari 2013

Opened: HL-key!

selamat malam, dear blogs!

Assalamu'alaikum.

Seperti biasa. pertama, gue mau basa-basi dulu.
Apa kabar kalian semuaaaaa?! Baik, kan? Alhamdulillah kalau baik. Kalau ada yang kurang baik ya semoga cepet jadi baik.

Udah baca postingan terakhir gue?
Yang ada air terjunnya itu loh. Gimana menurut kalian? Pengen gak kesana? Pasti pengen deh. semoga kalian bisa cepat kesana ya. Jangan lupa kalo ketemu cewek berumur 17-18 tahun, call me -_-.

Anyway, blogs, gue mau ngebuka 1 kunci nih. Kunci apa, dit? tenang aja, ini bukan kunci inggris, kunci stang mobil atau kunci pintu. sebenarnya bukan kunci sih. Ini lebih kayak alasan gitu.

Oke daripada bingung, mending langsung simak aja ya.



sebelumnya, yang punya pacar angkat tangan kalian! Yang gak punya pacar, angkat dompet kalian -_-.
Oke itu gak penting.
kalian pernah pacaran tidak? Kalo belom pernah gapapa. kalo udah pernah, sekarang masih sama pacar atau udah putus? udah berapa lama pacaran? Atau udah berapa lama putus? Paling lama pacaran berapa lama? Mantan kalian ada berapa? Udah bisa move on belom? Belom ya? Kasian deh.

Yap, blogs, gue mau bahas tentang pacaran.
Kalian tau tidak sejarah pacaran itu dari mana? Gue pernah baca sekilas kalau pacaran itu tradisi budaya negara manaa gitu. Ini sejenis pertunangan. Pacar itu sendiri bukan pasangan. Pacar itu sejenis buah atau apalah gitu yang dijadiin tanda bahwa seseorang udah tunangan dan siap melangkah ke pernikahan. Mungkin kayak di India kali ya yang make merah-merah di jidat itu. Tapi kalo itu kan berarti udah nikah.
Nah, budaya itu nyebar dan berubah jadi suatu kegiatan yang disebut ''pacaran'' dan diminati kaum remaja.
Yah gue cuma baca sejarahnya sekilas. Jadi mungkin gue salah juga.

Sebagai kaum remaja, gue juga pernah pacaran. 2 kali. Waktu itu gue gak ngerti sama sekali tentang pacaran. Gue cuma tau gue jadian dan ada perasaan spesial ke seseorang. Tapi gue gak tau harus ngapain.

Menurut kalian orang yang pacaran itu harus gimana sih?

Harus selalu berduaan? Pegangan tangan gitu? Jalan bareng terus? Atau gimana?

gue nanya beberapa temen gue. Mereka bilang intinya itu sharing masalah atau keseharian gitu deh. Dengan bumbu kasih sayang dan perhatian. Tapi tetep, gue gak ngerti.

Sebagai seorang manusia yg mulai beranjak dewasa, pastinya kita mulai punya perasaan ke orang lain. Punya perhatian lebih ke seseorang. wajar, ini manusiawi. Nah, ini yang nantinya akan mendorong seseorang untuk pacaran. gue pun begitu. Tapi... Urf selalu ribut ''inget prinsip, dit!!'' -_-.

Jadi apa sih prinsip gue itu?

kriteria.
tentunya dalam memilih pasangan kalian juga punya kriteria kan? Apa kriteria kalian?

Kriteria pasangan yang dicari biasanya: perhatian, baik, tinggi, mancung, kaya, pintar, ganteng/cantik, manis, imut, keren, langsing/gendut, apa adanya, posesif/cuek, dll. Yah relatif terhadap setiap orang.

Yang ingin gue tekankan pada kriteria ini adalah Apa Adanya. Siapa sih yang nggak mau pasangan yang bisa menerima apa adanya? Menerima kekurangan dan kelebihan kita.

Tapi blogs, sampai saat ini hanya 1 manusia yang punya kriteria ini. Dia adalah Nabi Muhammad SAW. Karena Beliau mencintai umat manusia dengan ikhlas.

Beda dengan manusia seperti kita. kebanyakan bilang, ''gue mau nyari pacar yang baik, setia, dan bisa menerima gue apa adanya''. Kawan, jaman sekarang hampir gak ada orang yang mau menerima apa adanya.
Yang ada, ''gue mau menerima dia apa adanya ASALKAN dia baik, setia, cantik...'' ya begitu. yah ini cuma opini gue sih.

Kriteria gue sendiri yang paling penting cuma 1.
''Dia harus mencintai Tuhannya melebihi apa pun''.

Gini, blogs, zaman sekarang mendapatkan hati perempuan itu gampang. Populasi perempuan melebihi laki-laki. Sebagian perempuan bisa didapetin dengan ketampanan, kekayaan, kepintaran, kebaikan dan sebagainya dari laki-laki. kebanyakan laki-laki juga sama dalam memilih pasangan wanitanya.

Mereka saling berlomba menghias diri biar bisa menarik perhatian lawan jenis. hal semacam ini, blogs, terlalu biasa buat gue.
kalian bisa ketemu perempuan cantik di mana-mana. Gampang ditemuin. Begitu pun sebaliknya.

Zaman sekarang, perempuan yang cantik, baik, pintar, pengertian, dan setia itu banyak. Tapi cuma sedikit yang mencintai Tuhannya.

Karena itu gue memutuskan untuk tetap single. Kenapa? Karena seseorang yang gue inginkan tidak akan menginginkan gue sebelum waktunya.

Dia pasti akan menjaga dirinya dari laki-laki yang memang tidak berhak. Dia bisa menjaga lisan dan kelakuannya juga. Sungguh! Ini sangat langka. Dan orang yang seperti ini pasti menolak untuk pacaran. Karena itu, gue mencari orang seperti ini. Dan ini dijamin butuh waktu lama banget. Belum tentu juga bakal gue temuin di hidup gue. tapi ya gue tetep nyari deh. bukan untuk dipacarin. Tapi buat mendampingi hidup. Gue cuma butuh 1 untuk seumur hidup.

Kalau pun seandainya gue sempat pacaran nantinya, ada beberapa hal yang mau gue terapin untuk pasangan gue. yaitu prioritas. Gue (sebagai pacar) bukanlah prioritas utama. Yang paling penting itu agamanya. Lalu keluarganya. Terus dirinya sendiri, abis itu sahabatnya, dan baru gue.
Kenapa? Karena agama adalah keyakinan yang harus dijaga. keluarga yang menjaga dia dan dia harus tau berterimakasih kepada keluarganya. Dirinya sendiri, agar dia tidak membiarkan orang lain mengatur hidupnya. sahabatnya karena mereka lebih lama saling mengenal daripada gue. Nah yang terakhir baru gue sebagai pacar.
Itu kalau sempat pacaran. Kalau pun gue pacaran, gue juga gak tau harus ngapain. Apa gue harus protektif atau ngebebasin? Atau apa aja yg dilakuin oleh orang pacaran? Gue belum mengerti.

Terus ada juga siklus pacaran. Stranger--> temen --> pdkt --> pacaran --> putus --> mantan --> temen --> stranger.
Kurang lebih begitu. Kalian pasti tau siklus itu. Udah biasa. kalau beruntung sih bisa dari pacaran jadi lebih serius hingga pernikahan dan seterusnya. tapi kebanyakan sih orang-orang melewati siklus itu beberapa kali yang akhirnya menjauhkan 2 insan yang pernah memiliki rasa. Akhirnya apa? Saling benci. Saling berusaha melupakan. ini menyebalkan. begitu putus semuanya berubah. Alasannya putus itu apa sih? Banyak. Alasan konyol seperti terlalu baik, udah gak sayang, cemburu dan sebagainya.

Alasan ''udah gak sayang'' itu nyebelin. Ini artinya mereka cuma mengikuti perasaan sesaat. Sama aja kayak alasan masih bertahan atau balikan. Yaitu ''masih sayang''. Embel-embel kata ''masih'' di belakang ''sayang'' itu menghilangkan makna ''sayang'' itu. jadi kesannya ya mengikuti perasaan sementara doang. gue gak pengen jadi orang yang begini.

Berdasarkan siklus itu gue menyimpulkan bahwa, ''pacaran adalah awal dari kehancuran suatu hubungan''. Hubungan di sini maksudnya pertemanan ya. kesimpulan ini gak berlaku bagi mereka yang berhasil ke tingkat yang lebih serius.

Blogs, dengan ini kalian mengetahui seseorang yang gue cari untuk menjadi pasangan gue.
Tapi, kalian juga tau kan tentang perempuan seumuran gue yang nyasar itu? AAAAAAAAA! gue juga beneran nyari orang macam ini -___-. Ini juga sangat langka walaupun gak selangka kriteria gue tadi.
Kalau ketemu, nantinya dapet perlakuan spesial deeeh. Beneran. Gak boong -_-. Gue ajakin nyasar kemana-mana nantinya. Melihat keindahan alam, melihat hal-hal sederhana yang menakjubkan. Dan sebagainya. Dijamin keren banget!
Makanya sering-seringlah kalian menyasarkan diri (khusus perempuan) biar ketemu gue -_-.

Baiklah, blogs! Gue udah ngasih tau salah satu kunci gue dan beberapa pandangan gue tentang pacaran. Sebenernya ada lebih banyak lagi yang mau gue bahas tentang pacaran ini. Tapi karena nanti postnya malah kepanjangan kan jadi kurang asik. Mungkin lain kali gue bahas lebih mendalam.

untuk malam ini cukup sekian dulu, blogs. karena post berikutnya mungkin masih lama, sebaiknya jaga diri kalian baik-baik ya.

Selamat malam

Senin, 14 Januari 2013

Into The Waterfall!

Halo, Blogs!!
Seperti biasa. Sebelumnya gue ucapkan, Assalamu'alaikum.

Apa kabar, Blogs? Pasti baik-baik aja soalnya belum terlalu lama sejak gue tinggal dari postingan sebelumnya. Anyway, gue mau cerita tentang sesuatu yang AWESOME banget! tentang traveling gitu. Simak ya.
hari sabtu, 12 januari 2013 , gue menyelesaikan resolusi 2012 gue. Yap, air terjun. Ingetkan di postingan 18th birthday ada rencana ke gunung Bunder tgl 30 Des? Nah, rencana itu gak jadi. Temen-temen gue pada gak bisa. Kasian deh.
Semenjak itu teman-teman gue membuat rencana baru untuk berkunjung ke gunung Bunder. Udah ada sekitar 2-3 rencana yang gagal. Alasannya,

1. gak dibolehin orang tua.
Wajar aja sih. Soalnya itu jauh dan saat ini musim hujan.

2. Biaya.
Menurut gue biaya ke sana murah kalau naik motor. Cuma modal bensin sama bayar tiket masuk. Paling 50rb cukuplah.

3. Orang-orang yang ikut.
Ini alasan paling menyebalkan buat gue. Kalau ada 5 orang dari 10 orang yg gak bisa ikut, rencana bisa gagal karena yang lain pada jadi gak mau ikut. alasannya, sepi orangnya cuma sedikit. Saat rencana pergi ini disebarkan, mereka sibuk bertanya ''siapa aja yg ikut?'' ini menyebalkan. Kalau gue bilang cuma 5 orang, mereka pasti gak mau. Kesannya agak ketergantungan gitu buat gue.
yang terakhir membuat rencana ke gunung Bunder adalah gue sama KM. KM koordinator kelas gitu jadi mungkin banyak yg mau ikut. Rencananya tgl 12 januari 2013 kami (kelas gue) mau pergi ke sana. Tapi, alasan yg ke 3 tadi menggagalkan rencana kami -_-. Cuma karena yang ikut sedikit? plis deh.

H-1, jum'at 11 Januari.
Gue konfirmasi lagi tentang rencana itu. Dan ya, rencana dibatalkan. Tapi, ada Radit, seorang teman yang ngesms gue. Dia bilang jadiin aja rencananya. menurut dia gak masalah berapa pun orangnya. Dan karena gue emang pengen ke sana, akhirnya gue iyakan aja ajakannya. Jadi gue pergi ke sana sama dia doang.
Dia nyuruh bawa sepatu/sendal gunung, raincoat, baju+celana ganti, jaket, pisau lipat, sama snack.
Gue bawa baju+celana, sepatu safety, jaket, pisau lipat, snack, peta, syal, soffel, obeng, kacamata hitam. Entah itu buat apa, tapi ya itu yg gue bawa. Setelah siap, gue tidur.

Jumat, 04 Januari 2013

Target Lock-on!

selamat malam.

Assalamu'alaikum, Blogs.

''kamu lagi ngapain? Udah makan belum? Makan gih. Atau mau aku suapin? Hahaha.
Eh tapi udah malam juga sih, nanti kamu jadi gendut.
mending kamu tidur. Kamu tidurnya jam berapa? Tidurnya jangan terlalu malam ya, nanti jadi gampang sakit. Kan kalo kamu sakit, aku yang repot gara-gara khawatirin kamu terus. Yaudah kamu tidur aja. Jangan lupa baca do'a biar mimpiin aku. Hehehe. Selamat malam :)''


Ini gue ngapain sih...
-____________-

Oke itu gak ada hubungannya sama yang mau gue share. Beneran deh. Seriusan, gak bohong. Sumpah, beneran. Ah sudahlah!

Gini, Blogs, gue mau ngeflashback beberapa kenangan di tahun 2012 kemarin. Agak telat sih tapi gapapa ya? pasti iyalah.

2012... Apa yang kalian pikirkan jika melihat atau mendengar4 digit angka itu? Suku maya? Kiamat? Kenaikan kelas 12? Makin tua? Belom punya pacar?
Plis deh, hari gini belom punya pacar?! AHAHAHAHAHAHAHA!!! Gue juga kok -___-. Eits! Bukan karena gak laku. Sumpah beneran bukan! Serius bukan! Pokoknya bukan!! -_-. Semua itu semata-mata karena..... Ekhem.. kriteria yang gue cari sangat langka.

Baiklah kita mulai saja.

2012.
Tahun yang membuat sebagian orang takut karena ramalan suku maya. Kalian takut? Gue biasa aja. Tahun 2012 menjadi tahun yang luar biasa buat gue. Kenapa? Yuk, kita simak.

tahun 2012 ini pertama kalinya gue punya resolusi. simple aja, gue mau liat air terjun. Tapi gak kesampaian. Udah, resolusi gue itu doang. Sedih gak resolusinya gak tercapai? Hohoho tidak doong. Banyak ''unplanned plan'' yang terjadi di tahun 2012.

Tahun 2012 adalah tahun di mana pertama kalinya gue jalan-jalan sendirian sambil bawa peta ke tempat yang cukup jauh. Ya, ke Teluk Naga. Itu juga cuma foto-foto sekitar 10 menit lalu pulang. dan dilanjutkan pertama kalinya nyebrang ke pulau pari bersama teman-teman.

Kisahnya sudah gue abadikan di Ex-Pari-On. Maaf ya gue gak ngasih link langsung ke postingan itu karena browsernya jelek.

Di tahun ini juga pertama kalinya gue ikut olimpiade tingkat kabupaten/kota, lalu lolos ke tingkat provinsi, dan alhamdulillah mencapai tingkat nasional. gue gak ngerasa hebat karena bisa ngerjain soal-soal dahsyat olimpiade. Tapi gue ngerasa keren karena bisa ketemu dan mengenal orang-orang dari berbagai macam provinsi di Indonesia. Pertama kalinya gue dihadapkan pada Bhineka Tunggal Ika. Dalam sekala kecil sih tapi ini beneran keren. Gue seneng ngomong sama teman-teman di sana karena logatnya lucu dan unik. Dan mereka sangat sopan. Pokoknya seneng deh.
Walau pun gue gak menang OSN dan cuma dapet peringkat 60 dari 84 peserta. Setidaknya gue bukan peringkat 31.

''Loh? Bukannya peringkat 31 lebih baik dari 60?'' ya, secara nilai dan kemampuan. Tapi, peringkat 30 itu dapet medali terakhir. nah, kebayang gak nyeseknya jadi peringkat 31? Kasian ya? Biasa aja sih.

Gara-gara OSN juga pertama kalinya dapet uang jajan 1 juta dalam waktu seminggu. Alhamdulillah banget.

terus tahun 2012 itu pertama kalinya gue masuk koran dengan judul artikelnya ada kalimat, ''Sempat Terpuruk'' -___- lo pikir gue apaan? -_-.

Gak lupa juga, di tahun kemarin gue berhasil ngebuat beberapa cerpen. Emmm gak bisa disebut cerpen sih tapi ya gapapa deh.

ada lagi, pertama kalinya gue astral projection!!! Yap! Across dimension. Entah kenapa itu postingan ada di peringkat satu Most-clicked terus. Across dimension ini seru banget. Gue pengen lagi tapi males. Takut? Hahahaha! iya sih dikit -_-.

Banyak kenangan lain yang super duper amazing di tahun 2012. Mungkin gue udah lupa. Tapi beberapa sel dalam tubuh gue mungkin inget. Gue males nanyain mereka. Gak usah ya.

Jadi tahun 2012 ini tahun yang sangat berkesan buat gue. pengalaman yang gue dapatkan di tahun itu sangat berharga dan siap dirangkum untuk anak-cucu gue nanti. Anak cucu? Anaknya cucu gue? Saat itu gue udah setua apa.....? Ah tampang gue tetep 17 tahun kok.

Nah, bagaimana denga kalian? Tahun 2012 kalian gimana? Keren gak? Pastinya doong tapi tetep gak sekeren gue.

Oke, karena sekarang udah pergantian tahun, which is, sekarang sudah 2013, gue mau menyatakan tujuan gue. Sejenis resolusi gitu.

Setelah menjalani 1 semester di kelas 12 dan melihat hasilnya, di tahun 2013 ini persaingan akan semakin ketat. pasalnya kami (pelajar kelas 12) akan meningkatkan nilai untuk mengejar kuliah. Pasti banyak yang les dan sejenisnya buat mencapai tujuan itu. Gue? Pengen sih. Tapi maunya yg gak rame. Max 5 orang waktu belajar 2 jam. 3x seminggu. Sore dari jam 4 sampai maghrib. Kalau ada, kasih tau ya.

Karena yang lain bakalan berusaha keras, tentunya gue gak akan menahan diri di semester akhir nanti. Gue pengen sedikit lebih tegas. Pengen sedikit lebih serius. Soalnya kayaknya selama ini gue bercanda terus dan males-malesan.

Nah selain kuliah, gue udah bikin daftar gak resmi untuk resolusi tahun 2013. Here it is:

1. Peringkat 1 di tahun terakhir SMA

Yak, peringkat gue selama SMA dari semester 1 adalah: 5, 5, 4, 4, 3, ?. Nah, 3 adalah batas minimal. Gue tetep ngincar tahta pertama.


2. Diterima di UGM. Aaamiiiiin.


Gak harus UGM juga sih. di Unpad juga gapapa. Gue mau tehnik geologi dengan cadangannya tehnik nuklir kalo ada. kalau pun gak ada, gue pengen ilmu langka yang jarang dipelajari orang. Karena rasanya pasti keren. Terus gue buat ilmu itu terkenal dan mengembangkannya hingga gue ngebuat suatu kaidah yang disebut ''Adit's Law 1; Adit's Law 2,5; Adit's Law 3,9'' yang isinya akan sangat keren, gaul, populer dan dapat menggebrak meja DPR!

3. Ngirim naskah cerpen atau puisi ke majalah-
majalah.


Nah, ini juga lumayan keren. Gue pengen dapet apresiasi lebih banyak lagi. Pengen tau kelemah dan kelebihan dari karya yang gue buat. Alamat majalahnya sih gue belum tau. Ya entar ajalah.

4. Pergi ke Green Canyon sama temen-temen.

JENGJET!!! Ini akan menjadi target wisata gue. Silahkan cari di goolge untuk gambarnya. Bikin kepengen banget. ini akan sangat keren. Insya Allah tercapai.


5. Mau jadi Backpacker yang nyasar terus ketemu cewek yang nyasar juga. Abis itu kenalan deh.


Ohohohohohoho ohok ohok uhuk hoek, cuh! -__-.
Sumpah ini aneh. Tapi ini juga termasuk resolusi gue. Kenapa? gue pengen ketemu perempuan yang berani jalan-jalan sendirian. Yang gak gampang bosen, yang berjiwa petualang, punya rasa keingintahuan yang tinggi, keren, baik hati, jiwa sosial yang tinggi dan ramah lingkungan-_-. Maksudnya ramah sama orang-orang sekitar. Intinya seorang perempuan yang punya jiwa bebas dan hidupnya gak ketergantungan banget. Ini pasti langka di zaman sekarang.

6. Lindungi rambut dari kebotakan gimana pun
caranya.


Yak, rambut juga hal yang keren buat gue. Sejenis kehormatan gitu. Setiap kali potong rambut, berarti kehormatannya berkurang. Kalo botak gimana? Ya begitu -_-.

7. mempertebal keimanan.


Nah, ini akan jadi prioritas utama. Kenapa ditaro di urutan ke 7? Kebetulan aja nulisnya begitu. Gue pengen hidup tenang dan damai dalam kondisi apa pun. Bukan berarti gak ada masalah. gue pengen bisa mengatasi masalah dengan lebih tenang. Lagi pula kalau keimanan kita tebal, rasanya enak banget deh. Ayo sama-sama mempertebal keimanan ya..


8. Terus mau donor darah dan ngebantu sesama
manusia.

Pengen banget bisa ngebantu orang-orang. gak cuma dengan harta, tapi pake tenaga, waktu, nyawa juga.
Dan gak peduli kenal atau nggak. Gue cuma pengen menolong.

Suka sedih ngeliat penjual kerupuk yang buta. Gue pengen ngobrol sama mereka. Mencari tau kehidupan mereka. Pengen ngebantu orang-orang yang hidupnya susah tapi masih mau usaha. Orang yang kerja keras tapi masih belum tercukupi. Ada yang bilang mereka itu pemalas. Padahal mereka udah mulai kerja saat yang lain masih tidur. Sayang sekali kesempatan mereka terambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tunggulah beberapa tahun lagi, kami akan mencoba menolong mereka.

9. Bisa nyari penghasilan sendiri.


Ini juga mau gue capai. Tentunya dengan cara yang halal. Bukan cuma untuk meringankan beban orang tua, tapi mudah-mudahan bisa mewujudkan nomor 8 juga. Tapi belom tau deh gimana. ya liat aja nanti.

Baiklah itu sedikit resolusi gue di tahun 2013. dari yang penting hingga yang kurang penting. Mudah-mudahan bisa tercapai semuanya terutama yg backpacker sendirian:3

Baiklah, ini gak akan mudah. Tapi karena gue adalah tokoh utama dalam hidup gue, gue gak boleh nyerah.

Oke! Itu dia resolusi gue!
Mari ambil ancang-ancang.. Tundukan kepala pejamkan mata...
Bayangkan kalian mencapai tujuan kalian... Taruh bayangan dan mimpi kalian 25-30cm di depan mata kalian. Jangan 5cm karena batasan akomodasi mata normal adalah 30cm. Kalo 5cm nanti juling.

Kunci semua target di dalam benak.
Perkirakan semua yang harus dilakukan.
Fokus kan pikiran.
Maksimalitas kemampuan.
Ciptakan tekad terkuat.
Kemampuan tanpa batas.

Ready? GO!!!!

Senin, 31 Desember 2012

18th Birthday

Selamat malam, Blogs

Gue perlu ngucapin Happy New Year gak nih? Ah itu terlalu biasa.
Lebih baik kami ucapkan,

Assalamu'alaikum, Blogs.

Blogs, berhubung gue gak ada acara malam ini kecuali internetan dan main Pokemon, sekarang gue ngepost aja dulu.

gue mau ngeshare tentang tgl 29 desember kemarin. What is it? Yap, my 18th birthday!

''WOOOOW!!!'' *sorak sorai pembaca*

''FIWWIIITTTT!!'' *siulan penggemar*

''YEAAAAAAY!!!'' *teriakan histeris penonton*

''Aduuuuh..!!'' *anak kecil ketiban skuter -_-*.

Jadi ini berawal dari sweet seventen tahun 2011. itu agaknya menyedihkan. Gak sweet. Kenapa? Awalnya biasa aja. Sampe berminggu-minggu, berbulan-bulan gue menghadiri acara sweet seventen temen-temen gue. Ya lumayan meriah, seru, dan rame. Sedangkan gue? Ya begitu. Sepi. Teman-teman pada pergi. Well, gue gak menyalahkan hari lahir gue yg pasti ada di momen liburan akhir tahun. Tp ini ultah ke 17. Sebagai seorang remaja kalian tau kan rasanya di hari yg biasanya spesial ini malah sepi? Dan waktu itu malah harus ikut keluarga ke Jogja. Seneng? Nggak. Gue lebih suka sendiri. Untungnya gue bukan remaja biasa. Jadi bisa lebih santai. Tapi tetap, rasanya agak cemburu ngeliat acara temen-temen yg lain. Sejak itu gue sedikit trauma dan mengira ultah gue yg ke 18 bakal menyedihkan.

H-1. 28 Desember 2012.

Hari ini gue pergi ke Tirta Sanita sama seorang teman. Tumben banget ada yg nemenin. Cuma berdua. Di sana kami jalan-jalan ke gunung kapur sama makan doang.
Cuma sebentar kami di sana. Cuma sampai sekitar jam 10 pagi. Lalu kami pulang.

Siang harinya ada sms yg isinya ngajakin ke Gunung Bunder. Rencananya tgl 30 Desember acaranya. Gue gak bisa karna harus ikut keluarga. Mendadak sedih lagi -_-. Bayang-bayang ultah tahun lalu kembali teringat. Ah sudahlah.

Malam harinya, gue internetan. Ya biasa aja. Twitteran, bercanda dan semacamnya. Paling tidak itu hiburan untuk ngelupain kesedihan. Karna seperti biasa, gue selalu berencana pergi sendirian waktu ultah. Berharap ketemu temen di tempat tujuan gue. Tapi ya gitu. Susah.

Mendekati tengah malam..
Mulai sepi. sebagian teman-teman gue pasti udah tidur. Gue masih nunggu tengah malam. Ngapain? ya kalian taulah -_-. Ini kan udah biasa buat orang yg ultah. Sambil dengerin playlist di Hp.

29 Desember 2012
Pukul 00, seperti biasa Urf duluan yg ngucapin. Mahluk ini emang spesial. Kehormatan pengucap pertama buat dia aja.

Playlist gue sampai di lagu Depapepe - Wedding Bell. Lagunya ada di playlist blogs kok. Cari aja.

Berikutnya gue buka twitter. Mention pertama yg masuk bertuliskan ''Happy Birthday, Adit:)''. Deg! Gak tau kenapa agak nyesek. Bukan karna kata-katanya yg simpel, tp pengirimnya. Pengirimnya kenapa, Dit? Pengirimnya......... bateng -_-.
Kaget soalnya pengirimnya menghilang hampir 2 bulan.

Gue langsung cek Facebook. daritadi gue nunggu bacaan ''1 inbox'' tapi gak ada. Akhirnya gue duluan yg ngirim. Dengan pesan singkat, ''kemana ajaaaa?''.
Dan kalian tau, apa balasannya, Blogs?
Dia bales, ''LO YANG KEMANA AJAAAAAAA.'' ini orang kenapa sih? Pake dicapslock segala kan jadi serem -_-. Tapi gapapa, gue seneng.

Rasanya tuh terharu gitu. Bukan, bukan karna dicapslock, tapi karna kangen banget. Beneran kangen. Jarang-jarang loh gue mau ngaku lagi kangen. Ya kami berlanjut dengan berbalas pesan di Facebook.


Mention dan sms juga mulai masuk. Isinya ya ucapan happy birthday. Setelah puas balesin ucapan itu, gue tidur.

Jam 5 gue bangun. Sholat subuh terus ngecek hp abis itu tidur lagi. Jam setengah 8 dibangunin papa. Diucapin happy birthday lagi sama dikasih uang.

Tapi Blogs, sebenernya gue gak inginkan uang sebagai hadiah ultah. rasanya udah gak tertarik tentang uang.
Waktu SD gue mengharapkan hadiah berupa mainan. Waktu SMP uang. Tapi saat SMA? Gue mau temen-temen gue. Gak butuh uang.
Uangnya sih gue terima tapi itu gak ngebuat seneng. Gak exciting sama sekali.

Terus gue berencana pergi ke bsdplaza. Tadinya sih mau nonton dan nraktir temen-temen yg mau nyari gue. Alhamdulillah ada yg ikut. cuma 3 orang sih. Tapi paling tidak gue gak cuma sama Urf. Gue berencana kabur-kaburan biar susah ketemu mereka. tapi apalah daya di Mall yg kecil ini jadi lebih gampang.

Kami juga gak nonton. Cuma makan siang doang sambil ngobrol. Tentu saja gue yg bayar makanannya. Ini cuma sampai jam 4 sore. Terimakasih telah menghadiri acara kecil ini.

Malam hari sekitar jam 8.
Gue sibuk main hp. Gue udah rada gak peduli kalau pun besok gue ditinggal teman sekelas ke gunung Bunder. Hari ini menyenangkan. Gak kayak tahun lalu.

Waktu lagi asik main hp, ada yg manggil gue. Jarang loh ada yg manggil gue. Apalagi malem-malem. Dan waktu gue keluar rumah, kalian tau apa yg gue liat?

3 mahluk tinggi besar, matanya merah menyala, pake sarung, bawa pentungan -_-.

Nggak, bercanda kok. Pas gue keluar rumah.........
ternyata ada yang ngasih kue :'). 3 teman Smp mendatangi rumah gue.
Cie banget. Ada si.... Sayap? Angel? Pegasus? Ini orang mau dikasih nama samaran apa ya? -_-. Gak ikhlas ngasih nama samaran yang bagus-bagus ah.

Yang jelas, ini kue ulang tahun pertama setelah 18 tahun!!!
well, gak pertama juga sih. Gue udah dikasih kue waktu umur 1 sama 3 tahun. Tp ini yang pertama yang dikasih teman ke gue. Jadi ya tetep yang pertama.

Terus si... pegasus? Angel? Sayap? Ah repot banget sih, yu -_-. Pokoknya dia nyanyi lagu happy birthday. Tau kan lagunya?

''happy birthday to you 2x
Happy birthday 2x
Happy birthday to you..''

Lagu happy birthday dinyanyikan dengan nada yg indah.

Tapi ini lagu yg dinyanyiin buat gue berbunyi,
''Happy birthday adit
Happy happy happy happy happy birthday adit'' dengan nada yang... Entah nada lagu dari kebangsaan mana -_-. Tapi ini lucu. Lagunya unik dan original.

Terus make a wish. Gue lupa wish gue apaan waktu niup. Kalau gak salah ''semoga lilinnya mati'' -_-.
Dan wish gue terkabul saat itu juga. pas gue tiup, lilinnya mati.
Kami cuma ngobrol-ngobrol doang di depan rumah. Gak banyak yg diobrolin tp gapapa. Gue tetep dapet kue pertama dan alhamdulillah gak ada acara pembagian potongan pertama. Jadi semua kuenya buat gue.

setelah mereka pulang, gue kembali meneruskan aktivitas yaitu main hp. Nggak juga sih, lebih tepatnya gue ngebalesin ucapan-ucapan birthday itu hingga gue tidur.

Okay, that's it!

My 18th birthday. Jauh lebih menyenangkan daripada 17th. Tapi di 17th gue dapet kado. Walaupun telat 3 bulan sih. Dan gue juga ngasih kado walaupun telat 8 bulan -_-. Alhamdulillah.

Terimakasih untuk semua do'a dan ucapan kalian :). Semoga kalian juga sukses dan menjadi lebih baik seiring berkurangnya umur.
Dengan ini gue sudah 18 tahun hidup di dunia, entah masih sisa berapa lama lagi. Semoga gue bisa mencapai cita-cita gue di sisa waktu yang ada.

Selamat malam dan terimakasih banyak :)

Jumat, 28 Desember 2012

Purnama, Sendiri..


Biarlah tirai senja merah tersibak demi hadirnya panggung malam.
Karena aku tak peduli
Pada bintang sendu yang takluk oleh angkuhnya purnama.

Biarkan saja jeritan malam merobek cinta dari hati kita yang merintih.
Jangan takut karena rindumu akan segera tersampaikan.

Acuhkan saja gelak tawa dua insan yang selalu menyiksamu dalam dengki.
Karena aku tau kau tak pernah sanggup mengusik sejuta mimpi.

Kini semua kisah pilu yang terukir pada bintang sanggup menggetarkan setiap pemilik hati. Tapi kenapa tidak dengan jaring rapuh sang laba-laba? Kini hanya dera yang dibuatnya.

Hingga duri-duri mawar merah yang berselimut embun mencoba melindungi janji cinta putih kita.
Lalu kenapa kau biarkan terserak semua kelopaknya?

Aku tau kau menangisi keindahanmu saat kudengar gemuruh duka yang berharap kau bukanlah dewa.
Karena kau lelah mendengar 1001 kisah sandiwara cinta manusia.

Lalu untuk apa kau bohong?
Untuk apa kau bertahan?
Kau terus mengisi kekosongan dengan bisikan diam.
Terbalut luka mengisi peran sajak-sajak malam.

akan ku biarkan
untuk sesaat fajar singgah membasuh perihmu.
Karena aku tau dalam sejenak semua akan terulang mengoyak lukamu.

kau akan tetap begitu, tetap tertebas oleh waktu.
Kau terus begini, hingga panggung malam terhenti.

Wahai purnama, sendiri...

Aku, Warna dan Dunia

''Perlahan''
Pilar-pilar istana emas mulai runtuh. Ribuan bunga es yang bermekaran perlahan layu dan tercabik-cabik

''Ku lihat''
Jejak-jejak angin akan menapak pada hujan. Putih akan berlari, kemudian menghilang.

''Masih saja''
Orang itu berdiri menatap langit. Membiarkan butiran-butiran air menusuk tubuhnya. Dan menunggu petir menghujam bumi.

''Andai''
kita menilai orang lain buruk, apa kita pantas menghina mereka?

''Saat''
Tirai hujan abu-abu dunia tersingkap.
Dan semua berubah menjadi kaca perak.

''Tercipta''
Dari abu, api dinyalakan.
cahaya dari bayangan akan muncul.
Dan yang tak bermahkota akan menjadi raja.


''Dengarlah''
Aku berbohong, kau berbohong. Kau tidak perlu menyuruhku bercermin. Karena cermin pun berbohong.

''Sekarang''
Aku tergeletak di sini menunggumu.
Hingga seluruh dedaunan yang gugur ini menutupi mayatku.

''Tak perduli''
Meski hanya di dalam mimpi, aku dapat mendengar suaramu.
Meski hanya di dalam mimpi, aku akan mencarimu.
Meski aku harus mati di tengah padang es ini.

''Sudahlah''
semua cipratan darah ini hanyalah noda.
semua luka ini hanyalah masa lalu.
Semua ditelan waktu. Ntah sampai kapan..

''Kenyataan''
Keinginan egois untuk berdamailah yang menciptakan perang. Dan kebencian akan terlahir untuk melindungi cinta.

''Karena kita''
Langit memerah perih.
Merintih sakit karena ulah kita.
Siapa yang menghantam dia?

''Tua''
Mereka bilang kita hanya bisa saling bicara di akhir nanti. Tidak, nyatanya kita hanya menunggu mati.

''Akhirnya''
Kita telah melangkah jauh, tapi tidak pernah sejauh sang waktu. Kita melangkah cepat, Tapi tak pernah secepat sang waktu. Kita coba menghabiskan waktu tanpa sadar kita dihabisi oleh sang waktu.

''Jatuh''
Biru tertutup putih. Putih tersapu hitam. Hitam akan terjatuh, mengalir, dan terkubur.

''Dahulu''
Anak-anak riang berlarian. Bersenang-senang dengan apa yang kita sebut bencana. Dalam benak ku sibuk bertanya. Apa dulu aku seperti mereka?

''Tetap''
Meski ia tak bergerak, aku tetap menatapnya.
Meski ia terhenti, aku tetap menatapnya.
Kini ia tak lagi berputar. Dan aku tetap menatapnya.

''Seperti''
Besi-besi ini mengurung hati.
Rantai-rantai ini mengikat hati.
Seluruh pedang yang kau genggam ini, terhunus kepada hati.

''Kenapa''
Masih saja ku tulis namamu pada embun yang terhapus hujan. Pada pasir yang tersapu ombak. Pada rindu yang terbunuh waktu.

Jumat, 21 Desember 2012

Sebuah Misi Sederhana untuk Umat Manusia 4

Keesokan harinya, pukul 8.55 Dera tiba di tempat yang dijanjikan tukang cukur langganannya. Laki-laki paruh baya itu sudah menunggu Dera sejak tadi.

''jadi acaranya, kang?'' tanya Dera.
''iya jadi, kak. Yaudah yuk, langsung berangkat,''
''oke,''
Mereka pun pergi ke Cinere, tempat acara donor darah itu diadakan.

Sesampainya di sana, orang-orang telah berkumpul. Dera memperhatikan mereka. Sebagian besar dari mereka adalah orang tua usia 40 tahun ke atas. Sisanya adalah orang-orang usia 20 tahun lebih. Tidak ada satu pun remaja seusia Dera di sini. Dera menjadi yang paling muda di tempat pendonoran ini.
Dera berjalan bersama si tukang cukur menuju tempat pendaftaran.

''Kang, ini anggota organisasi yang Akang bilang kemarin?'' tanya Dera sambil melihat sekelilingnya.
''iya, kak,''
''Nggak ada yang seusia saya, ya?''
''yang seusia kakak memang cuma sedikit. Tuh ada, kak,'' Sang tukang cukur menunjuk seorang pemuda seumuran Dera yang baru datang.
''mau saya kenalin?'' tawarnya.
''ng.. Nanti aja deh,''
Dera tiba di tempat pendaftaran.

''Selamat siang,'' ucap seorang perempuan bagian pendaftaran.
''Selamat siang juga,'' balas Dera.
''Mau daftar donor darah, ya?''
''i..iya, mbak,''
''Nama kamu siapa?'' perempuan itu siap mencatat.
''Dera,''
''Umur kamu? sudah pernah donor sebelum ini?''
''Umur saya 18 tahun. Belum pernah, Mbak,''
''Golongan darah kamu apa?''
''emm.. Kayaknya sih B,''
''oke. Cek kondisi kamu dulu ya,''

Dera mengikuti sejumlah tes kesehatan. Mulai dari berat badan, kadar hemagoblin, tekanan darah, dan lain sebagainya.
Setelah lulus semua uji kesehatan, Dera dibawa ke ruangan donor.
3 orang petugas sudah ada di ruangan itu.

''Silahkan berbaring, mas,'' ucap seorang petugas. Yang lain menyiapkan peralatan medis.

''baru pertama kali ya?'' Petugas itu melihat berkas tes kesehatan Dera.
''iya. Sakit nggak?''
''Nggak kok. Rasanya kayak disuntik biasa. Serasa digigit semut doang,''
''oh begitu..''
''oke, udah siap?'' Salah seorang petugas membawa sebuah suntikan besar. Lebih besar dari suntikan pasien di rumah sakit.

''kok itu suntikannya gede banget? Jarumnya juga gede?'' tanya Dera.
''iya kan buat ngambil darahnya,''
''yah pasti sakit nih,'' Dera mulai khawatir.
''nggak kok. Kayak digigit semut. Rileks aja,'' Si petugas mencoba menenangkan Dera.
''yang diambil berapa banyak? Nanti darah saya abis, gimana? Kalau darah saya jadi kurang, nanti ada yang nyumbang darah buat saya nggak?''
''yang diambil cuma 250-300 ml doang kok. Udah siap ya, mas?''
''emm.. Iya deh, pelan-pelan ya,''

Petugas itu mulai menusuk tangan Dera dengan suntikan besarnya.

''Aaw!!! Sakit! Katanya kayak digigit semut doang, ini kan lebih sakit,'' Dera mengeluh.
''iya emang kayak digigit semut doang. Tapi semutnya sebesar gorila. Hahaha.'' canda si petugas donor.
Dengan Jarum yang masih menancap, Dera melihat darahnya mengalir kedalam tabung suntik besar itu.

''Dok, itu kebanyakan! Nanti darah saya abis!''
''nggak kok, sedikit lagi.... Nah sudah,'' si petugas mencabut jarum dari tangan Dera. Terlihat darah mengalir dari bekas luka suntik di tangan Dera. Dengan segera petugas menutupnya dengan kapas yang telah direndam Alcohol.

''Nah, sudah, mas,''
''terus itu darah saya mau dibawa kemana?''
''berikutnya darah ini disimpan di dalam tabung inkubator. Terus jika diperlukan, darah ini baru akan disumbangkan ke orang yang membutuhkan,''
''ooh begitu,''
''setelah ini, mas mendapat kupon untuk makan dari petugas di luar,''
''hmm yasudah, ini sudah selesai?'' tanya Dera.
''iya, sudah selesai,''
''yaudah, terimakasih, dok,''
''iya sama-sama,''

Dera meninggalkan ruangan donor itu dan segera mengambil makanan yang telah disediakan bagi pendonor.

Ruang makan ini terlihat agak ramai. Dera tidak bisa menemukan si tukang cukur yang mengajaknya. Dera melihat seorang pemuda seusianya tadi sedang makan sendiri di pojok ruangan.

Dera menghampirinya,
''boleh saya gabung?''
''oh iya silahkan,'' ucap pemuda itu dengan ramah.
''saya Dera,'' Dera memperkenalkan dirinya.
''saya ****,''
''baru pertama kali donor?'' tanya Dera.
''nggak, ini udah yang ke 7 kali,''
''hah? Beneran?''
''iya, bener,''
''kamu kelas berapa?''
''emm... Saya nggak sekolah, mas,''
''hah?!'' Dera terkejut mendengar ucapan pemuda ini.
''terus biasanya kamu ngapain?'' tanya Dera lagi.
''saya biasa ngamen sama jualan koran, mas,''
''kenapa nggak sekolah?''
''ya biasalah, mas, masalah duit,''
''udah berapa lama nggak sekolah?''
''sekitar 3 tahun. saya berhenti waktu SMP, mas,''
''terus kalau donor darah udah dari kapan?''
''kalau donor baru 2 tahun lalu. Biasanya setahun saya ikut donor 3 kali,''
''3 kali? Sakit kan pas ditusuknya?''
''saya sudah biasa, mas. Donor darah itu sehat. Bisa mengurangi resiko penyakit jantung. kita juga bisa cek kesehatan gratis. Pemerintah juga menyediakan penghargaan buat pendonor, mas,''
''penghargaan apa?''
''Satya Lencana Kebaktian sosial,''
'hmm begitu..''
''terus donor darah juga untuk membantu sesama, mas. Katanya 1 kantung darah kita itu bisa menyelamatkan 3 nyawa orang yang membutuhkan,''
''tapi kan kita nggak mengenal orang yang mendapat sumbangan itu,''
''yah, mas. saling tolong menolong itu kan nggak harus ke orang yang kita kenal aja. Zaman sekarang itu yang benar-benar mau saling tolong menolong itu cuma sedikit, mas. Lah yang mau menolong dengan berkorban harta aja nggak banyak, apa lagi yang mau berkorban nyawa?'' jelas Pemuda itu.
''hmm.. Benar juga,''
''makanya itu, mas. Saya kan nggak bisa menyumbang harta, jadi saya menyumbang darah saya untuk yang membutuhkan,''
''walau pun tetap nggak ada yang ngebantu kamu nantinya?'' tanya Dera.
''iya, mas. Ngebantu sesama itu harus ikhlas,'' jawab ****.
''Bukan untuk penghargaan dari pemerintah tadi. Itu cuma bonus. Yang penting itu rasa peduli kepada sesama. Membantu sesama itu bisa jadi ibadah. Sedekah, mas,'' lanjutnya.
''hmmm.. Sedekah, ya,'' Dera hanya mengangguk mendengar penjelasan penjual koran itu. Dalam hati, Dera merasa malu. Sikap pemuda di sebelahnya membuat Dera mengingat apa saja yang telah ia perbuat selama ini. Ia kagum terhadap kesediaan pemuda itu dalam membantu sesama dengan ikhlas.

''Kalau misalnya cuma sedekah uang terus, untuk keperluan sendiri gimana?'' Dera kembali bertanya.
''Sedekah itu ya semampunya kita, mas. Kalau untuk keperluan saya sendiri, saya syukuri aja apa yang ada,''
''bukannya kalau sering sedekah, uang kita jadi berkurang?'' Dera coba menguji pemuda itu.
''Demi Tuhan, nggak, mas. Sedekah itu justru menambah harta nantinya. Juga menambah rasa saling menyayangi. Dalam keadaan apa pun kita bisa bersedekah. Dalam bentuk apa pun. Dalam keadaan lapang bersedekahlah, dan dalam keadaan sulit bersedekahlah pula, itu kata orang tua saya,''

Dera tertegun mendengarnya. Rasa kagum memenuhi hati Dera. Belum pernah ia menemui seseorang yang terus bersedekah dalam keadaan sulit. Apa lagi sedekah itu berkorban nyawa.

''... Terima kasih, ya,'' Mata Dera berkaca-kaca. Seolah ia telah disadarkan dan diajarkan tentang kepedulian sesama.

''iya, sama-sama, mas,''

Tak lama kemudian, si tukang cukur datang untuk mengajak Dera pulang.
Setelah pamit dengan pemuda tadi, Dera beranjak pergi bersama si tukang cukur.

''gimana, kak?'' tanyanya.
''... Kang, saya mau jadi pendonor tetap,''
''kalau ada acara donor darah lagi, nanti mau saya ajak lagi, kak?''
''iya, acara bakti sosial yang lain juga nggak apa-apa, kang. Saya mau ngebantu sesama, saya mau peduli sama orang-orang,'' jawab Dera.
''iya nanti kalau ada saya kabari,''

Dera pulang ke rumah bersama si tukang cukur. Dalam hati Dera merasa bersyukur telah mengikuti acara donor darah tersebut. Ia mendapat sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang kemanusiaan. Tentang kepedulian, juga tentang pengorbanan.
Ia menyampaikan pengalamannya itu kepada teman-temannya.
Dera bertekad menyadarkan orang-orang untuk peduli, untuk saling menyayangi melalui pengalaman itu.
Sebuah pengalaman berharga untuk sesama.
Sebuah misi sederhana untuk umat manusia...

who am i?

Foto saya
i am capriciously semi-multitalented