Tampilkan postingan dengan label awesome. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label awesome. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Juni 2017

Gelembung Kenangan

Assalamu'alaikum, blogs!

Kita harus cepat sebelum ingatan mimpi gue menghilang! Basa-basinya kapan-kapan aja ya..

Wuuuuzzzz..!!

So, ini tentang seseorang dari dalam mimpi lagi. Bukan, bukan Cleva. Gue baru memimpikannya beberapa saat yang lalu. Jadi semua bermula dari..... Gue gak tau. Namanya juga mimpi -_-. Gimana gue mau inget awalnya?

Pokoknya tadi malam gue tidur jam 2an. Setelah nonton Deadpool dan main Brave Frontier. Mumpung ada event kolaborasi sama Final Fantasy. Jadi begitulah.

"Mimpinya, dit!"

Oiya, pokoknya jam 2an itu gue tidur lalu bermimpi. Gue berada di..... Entahlah. Kayak taman. Ada tempat duduknya dan semacam ayunan tapi gak terlalu jelas. Saat itu malam hari. Kayaknya di mimpi itu gue baru abis ada kegiatan sama temen SMA deh.

Kemudian di taman itu gue gak sendiri. Ada 1 perempuan temen SMA gue dan laba-laba yang sarangnya dari jaring warna perak. Apa yang kami lakukan di taman malam itu? Kami berbicara. Tapi gak bicara sama laba-labanya. Kami bicara tentang.... Perasaan perempuan itu ke gue. Jadi dia semacam suka sama gue gitu.

"Sayangnya cuma mimpi ya, dit"
Bawel! -_-

Gue tau siapa dirinya di dunia nyata dan ya dia memang pernah suka sama gue. Woooo! Tapi gue tolak sih. Di dalam mimpi pun juga gue tolak. Kenapa? Prinsip. Gak boleh pacaran. Dan sebisa mungkin gak mau pacaran. Ternyata prinsip sejak 9 tahun lalu itu juga tertanam di alam bawah sadar gue.

Setelah gue tolak di mimpi, dia keliatan nggak terlalu kecewa dan memahami prinsip gue. Dia menerima kami sebagai teman dekat sambil tersenyum. Dan hubungannya dengan laba-laba jaring perak itu? Nggak ada. Gue sempat pegang jaringnya yang udah ngebentuk sarang. Tapi jaringnya elastis gitu jadi gak rusak.

That's it, blogs! Mimpi malam ini tentang seseorang. Nggak terlalu penting sih tapi gapapalah.

Bye!

Tunggu...
Well, actually, ada 1 orang lagi di mimpi itu yang mau gue ceritakan. Mimpi setelah di taman itu. Semacam lanjutannya. Settingan mimpi kedua ini berada di... Rumah? Ruang kelas? Nggak tau. Gak jelas. Gue bersama seorang perempuan lagi. Bukan temen SMA gue yang tadi. Seseorang yang kalau gak salah udah lama banget gak ketemu. Mungkin pas SD. Dia semacam temennya temen gue. Dan kami sama sekali gak dekat. Kalau salah, berarti dia seseorang yang belum pernah gue temui di dunia nyata.

Namanya Joana. How did i know that? I just did. Well, di mimpi gue gak manggil dia Joana sih. Tapi feeling gue namanya Joana. Pokoknya gitu. Gak usah protes. Mimpi gue, suka-suka gue.

Joana ini kayak keturunan chinese. Rambutnya panjang sepinggang. Sedikit coklat. Gak terlalu tinggi. Matanya.... Ya sipit. Tapi warna hitam mengkilap gitu. Lumayan cantik deh.

Kejadiannya hampir sama kayak mimpi sebelumnya. Di dalam ruangan itu kami berbicara. Tentang perasaan Joana. Sepertinya dia juga menyukai gue. Padahal di mimpi itu kami belum kenal lama.

Akhirnya... Ada 2 orang yang menyatakan perasaannya ke gue! Mimpi apa gue semalam?!

"Dit, ini juga kan cuma mimpi..."
Oiya -_-

Setelah dia menyatakan perasaannya ke gue, apa jawaban gue? Tentu saja gue tolak lagi.

"Pantes jomblo. Di mimpi aja sok jual mahal!"
Ngeselin.. Salahkan urf yang menanamkan prinsip ini -___-

Alasan penolakannya juga sama seperti sebelumnya, yaitu prinsip gak boleh pacaran. Tapi keliatannya Joana belum paham. Jadi gue jelaskan gue juga mencari seseorang yang bisa menghargai hal-hal kecil. Menghargai waktu yang dihabiskan bersama. Dan hal-hal spesial lainnya.

Somehow, di ruangan itu ada pistol gelembung sabun. Tau kan? Banyak di jual di Monas dulu. Entah motivasi gue apa tapi gue bilang, "coba kamu ungkapkan sebesar apa perasaan kamu dengan pistol itu." I know... It's stupid.

Dia ambil pistol itu dan bilang, "perhatikan." Kemudian muncul gelembung besar banget dan lumayan banyak. Setiap gelembung itu adalah kenangan. Waktu yang kami habiskan bersama. Besarnya gelembung itu adalah seberapa besar Joana menghargai kenangan kami. Padahal kami belum lama kenal. Yang terlintas di pikiran gue saat itu adalah.. Memories Keeper. Penjaga kenangan. Salah satu bagian dari diri gue juga.

Dengan melihat seberapa besar perasaan Joana ini gue jadi bingung. Gue pengen menerima. Tapi nggak boleh. Pokoknya nggak boleh. Kemudian gue bilang, "maaf, gue belum bisa menerima. Tapi kalau status itu bukan sesuatu yang penting buat kamu, kita bisa jadi teman dekat." Kurang lebih begitu. Dia keliatannya bisa mengerti.

Setelah kejadian itu, keesokan harinya (masih di mimpi) gue menyiapkan tas, baju seragam sekolah, topi abu-abu. Jadi gue balik lagi ke SMA -_-. Well, setidaknya gue lumayan senang bisa ketemu Joana di sekolah. Tapi di mimpi itu gue belum sholat subuh. Jadi sholat dulu di mimpi. Pas udah selesai, gue dibangunin untuk shalat di dunia nyata...

Baiklah.. Kali ini beneran "That's it, blogs!" Itu mimpi gue malam tadi. Dengan seseorang yang udah lama gak ketemu atau mungkin memang belum pernah ketemu. mereka yang belum pernah gue temui di dunia nyata sebenarnya lebih banyak lagi. Di post Dream Troopers kan cuma 13 kayaknya. setelah post itu gue bermimpi tentang yang lainnya. Tapi gue lupa nama sama mimpinya gimana. Jadi ya.. Yaudahlah ya.

Pesan dari post kali ini adalah...

"Gue tau, dit. Hargailah setiap waktu dan kenanganmu bersama seseorang.. Walau hanya di dalam mimpi"
Good!

Assalamu'alaikum, blogs :)

Kamis, 11 Februari 2016

Dungon 4#: First Dungeon Cave! Goa Garunggang

Assalamu'alaykum 

Hai, blogs! Gimana kabarmu? Saat ini sedang musim hujan looh! jadi sebaiknya Anda jaga kondisi kesehatan dan semacamnya. Bukan hanya sakit pilek, batuk, pusing atau radang tenggorokan yg mainstream banget. Tapi waspada juga dengan Demam Berdarah dan virus Zika yg dibawa oleh nyamuk. Waspada juga terhadap longsor dan banjir bagi yg rumahnya sering mengalami. Semoga kita semua dalam kondisi yg aman yaa..

Anyway, here is another Dungeon or journey story. Dan ini lumayan spesial. What makes it special? Ini adalah resolusi gue tahun 2013 yang baru tercapai sekarang. My first Dungeon Cave! 

Setelah gue berkelana seorang diri ke Telaga Biru di tangerang, akhirnya ada yg ngajakin gue ke goa. they are Temen gue sebagai pengajak gue, dan gue sebagai pengajak temen gue, lalu temen gue sebagai pengajak temennya temen gue. Jadi kami pergi berempat. Gue dan temen-temen gue dan temen perempuannya temen gue. Pokoknya gitu deh. 

Minggu, 07 Februari 2016

Dungeon #3 : Telaga Biru

Assalamu'alaykum 

Yoow, blogs! Gue hadir untuk ke sekian kali dan siap menceritakan perjalan gue yg berikutnya.
"Jalan-jalan melulu, dit. Gak capek apa?"
Ya capek tapi jalan-jalan itu asik. Ini udah jadi hobi gue dari dulu dengan tingkat yg berbeda. Dulu biasanya gue cuma naik motor muterin pondok petir dan sekitarnya. Kadang mencari jalan baru kadang hanya sekedar menghabiskan waktu. Dan bensin. Berbeda dengan akhir-akhir ini. Gue lebih ke tempat wisata atau semacamnya. Destinasinya juga lebih jauh dari sebelumnya walau masih kalah jauh dibandingkan mereka yg udah keluar pulau atau bahkan ke luar negeri. Tapi gapapa, someday i will..

Anyway, post kali ini tentang perjalanan gue yg ke 3. Kali ini gue gak ke Bogor. Gue mengarah ke Barat menuju wilayah Tangerang. Ada apa di sana? Ada obyek wisata alam yg disebut Telaga Biru. Ini semacam bekas tambang pasir di Cisoka yg menjadi danau dengan air yg bisa berubah warna. Warnanya bisa hijau, biru dan bening.

Dungeon #2: Intrusion Waterfall, Curug cilontar

Assalamu'alaykum, blobloblogsss

Gue kembali hadir untuk menghadirkan kisah dan pengalaman yang sangaaaattt biasa aja. Tapi seru. Dan menyenangkan. Dan asik. Dan gaul. Dan... Baca sajalah

So, setelah gue menikmati kesendirian di Jacuzzi gunung peyek yang udah gue ceritakan sebelumnya, gue diajak teman gue ke Cilontar.  Yang ngajak lukman, seorang mahasiswa geologi seangkatan sama gue. Dia berdomisili di bogor which means, dia tau banyak tempat asik di wilayahnya. Tapiii dia belum pernah ke Curug Cilontar yg menjadi tujuan destinasi kami. So its gonna be new journey for us


FYI, curug cilontar adalah sebuah air terjun yang belum banyak diketahui. Belum ada pengelolanya dan belum jadi tempat wisata. Kami berangkat ke sana dipandu oleh Navigation Girl (read: Enji) yg ada di aplikasi googlemaps. Itu pun hanya memasukan data koordinat yg di dapat dari website. Kalau kamu langsung masukin keyword "Curug cilontar" kayaknya gak ada. koordinatnya adalah: 6o 38'12''S dan 106o38'18''E


Singkat cerita kami berangkat tgl 30 januari 2016. Gue berangkat dari rumah jam 7 pagi naik motor. Lewat gaplek ke arah parung sesuai petunjuk dari Navigation Girl yg udah gue setting ke Curuglontar. Tadinya gue berencana ketemu temen gue di Kemang. Tapi ternyata gue keterusan sampai di Ciampea. Ini karena... Gue gak tau daerah Kemang itu yg mana -_-. Temen gue yg udah nunggu di kemang akhirnya gue minta ke Ciampea. Baru ketemuan jam 10 pagi.

Dari Ciampea kami menelusuri jalan yang dipandu Enji ke koordinat Curuglontar. Jalannya lumayan jauh. Ke arah Leuwiliang hingga Gunung Bunder. Terus ke Tenggara. Gue agak susah kalau diminta ngejelasin jalanya. Ikuti arahan Enji aja deeeh.

Begitu sudah cukup dekat, Enji bilang "Turn left. Your destination is on the Left side." Gue dan temen gue berhenti. Kami berhenti di sebuah gang di pinggir jalan utama. Dan itu masih masuk perumahan. Bukan hutan atau bukit atau apapun yg menunjukan adanya air terjun. Papan air terjunnya juga gak ada. Gue mulai berpikir, "Mana air terjunnya? Jangan-jangan salah.. Wah enji ngaco! Enji sesat!"
Untunglah ada warga sekitar yg bisa ditanya. Kami pun menanyakan keberadaan curuglontar itu. Katanya, "Curuglontar? Itu masuk ke pemancingan terus jalan turun lurus aja". Gue ragu. Pemancingan? Apakah curuglontar itu nama pemancingan? So what am i doing here?!

Agak bingung, gue pun mencari pemancingan yg dimaksud. Ada penjaga pemancingannya. Dengan ragu gue bertanya, " permisi, pak. Jalan ke curuglontar itu kemana ya?" Dia menjawab, "ooh itu lurus aja nanti belok kanan terus turun" katanya sambil menunjuk halaman belakang rumahnya yg ada empangnya. Gue dan temen gue mengikuti arahannya. Benar saja, jalan mulai menurun. Ada tangga dari bambu yg gak standar SNI. Jalan setapak nan licin menjadi pijakan kami. Dari jauh sayup-sayup terdengar suara air mengalir. Deras dan menggoda. Dinding lereng yg kami turuni berupa batuan beku hitam dan tanah (soil). Ada fragmen black obsidiannya juga loooh B)

Setelah menuruni lereng licin gak berstandar SNI itu kami memijakan kaki di reruntuhan batuan yg lumayan besar dan runcing. Dari sini kami sudah bisa melihat sumber suara aliran air yg menggoda tadi. Here it is, Our Destination! Dungeon Curuglontar!


An ordinary hidden waterfall!

Kenapa "ordinary"? Gue cuma bercanda kok. Ini bener-bener keren!!

Curuglontar, dengan airnya yg terjun dari ketinggian sekitar 28 meter dan kolam yg luas dengan keindahan airnya yg berwarna hijau. Sayangnya gak boleh dibuat berenang. Mungkin karena dalam dan hal lainnya. But here is what makes it unique: ada columnarjoint-nya! Ini pertama kalinya gue liat secara langsung :D
Wait, kamu tau apa itu columnar joint? Ini sejenis struktur batuan beku akibat intrusi magma vertikal. Struktur ini punya bentuk yg unik yaitu prisma segienam. Kata dosen gue sih bisa segienam itu karena waktu pendinginan mineralnya menarik ke segala arah. Seinget gue itu. Gak paham juga.
Terus, terus, ada sittingjoint juga di atas columnarjoint. Sitting joint adalah Struktur batuan beku kayak balok horizont. Yg ini karena aliran magma horizontal. Dideket kolamnya ada lapisan sedimen breksi dan konglomerat yg fragmennya berukuran bongkah. Pokoknya besar.
Oiya, untuk mendekat ke kolam air terjunnya agak susah. Soalnya pijakanmu adalah runtuhan batu. Bukan tanah. Jadi harus jaga keseimbangan dan lompat-lompat. Hati-hati bagi kalian yg punya masalah kaki semacam keseleo, patah kaki dan lainnya. Gak recommend buat pengguna kursi roda. Walaupun jika dia mau digendong. Karena emang susah.  Sungai bebatuan ini melampar luas banget ke... Gue gak ngecheck arah mata anginya -_-. Pokoknya searah aliran air terjun. 

Seperti pengunjung tempat wisata pada umumnya, kami pun berfotoria. Mumpung sepi. Ada sih pengunjung lain 3 perempuan SMP kayaknya yg juga foto-foto. Tapi mereka sekedar menikmati alam. Sebagai mahasiswa geologi, kami belajar memahami fenomena di sini. Abis itu tetep.. foto-foto lagi -_-




Cukup lama kami di sini. Dari jam 11 sampai jam 2 siang. Tempatnya emang enak sih. Masih sepi juga dan tergolong tersembunyi. Gue gak nyangka ada di bawah pemancingan. Ini semacan jalan rahasia gitu. Gue sih lebih suka yg sepi tapi yg jelas curugcilontar ini potensi banget untuk jadi obyek wisata geologi! Asalkan jalan ke air terjunnya dibuat standar SNI. Pakai lift atau flyingfox kalo perlu. Terus tentunya dibikin papan penunjuk obyek wisata karena kamu gak akan tau kalau gak nanya ke pemancingan rahasia di sini.  Tapi ini akan menaikan tarif biaya masuknya ya... Gak kayak kami yg masuk dengan bayar sukarela ke dalam kaleng biskuit.
Well, tapi tetep sih, bagaimana pun pengelolaan air terjun ini nantinya, tolong jika kamu mau ke sini dijaga kebersihannya. Kalau kalian mau berkunjung ya jangan ninggalin sampah apapun. Sekecil apa pun. Jangan berpikir "ah cuma sampah permen (atau puntung rokok) ini.. Gak bakal ngotorin banget." tau gak? Ada banyak banget orang mainstream yg punya pemikiran tukang sampah kayak gini! Sampahnya kecil dan gak penting, tapi kalau yg ngebuangnya banyak ya tetep ngotorin. Huh! Minta diposting di downsanian banget -_-
Pokoknya jangan ngotorin!

So that's it, blogs!
Dungeon curuglontar. 
Over all, ini tempat yg indah dan keren banget buat menikmati alam dan belajar geologi. Bisa  untuk kamu yg ingin sendirian ataupun rombongan. Secara pribadi gue rasa lebih baik rombongan maksimal 5 orang. Jangan datang sendiri kalau ingin foto-foto, khususnya untuk yg gak punya tongsis dan mau pake timer. Karena pijakan kamu bakal menyulitkan untuk memposisikan diri sesuai pose yg kamu inginkan. Untuk saat ini sangat gak recommended untuk yg punya masalah kaki kayak keselo dan patah kaki. Bawa makanan ringan dan buang sampah pada tempatnya. Jangan ngotorin. Dan yang terpenting... Jangan lupa pipis dulu sebelum turun ke air terjun. Serius -_-.

Baiklah, kita ketemu lagi di perjalanan berikutnya ya :)

Dungeon #1: Jacuzzi alami gunung peyek

Assalamu'alaikum, blogs!
Kali ini gue ingin berbagi pengalaman dan sedikit review tentang tempat-tempat yang gue kunjungi beberapa waktu lalu. Tujuannya sih menambah label Traveling blog ini. Sekaligus berbagi wawasan dan tempat yang mungkin bisa jadi destinasi kamu-kamu semua untuk dikunjungi.
Ini bermula sejak gue mulai sering jalan-jalan di yogya. Nyari singkapan geologi. Oiya, lokasi singkapan ini biasanya gue sebut Dungeon. Alasannya karena letaknya di alam terbuka. Bukan di gedung. Dan biasanya agak susah untuk di datangi dengan kendaraan. Jadi harus jalan kaki.
Setelah gue berkunjung ke beberapa singkapan di Yogya, timbul niatan  untuk mengeksplore daerah Tangerang Selatan. Mau nyari singkapan. Untuk menemukannya biasanya bisa dicari dengan foto udara a.k.a google maps. Cari yg semacam bekas tambang atau tempat dengan morfologi bukit. Tapiiiii berhubung wilayah tangsel ke arah utara itu isinya daratan bergelombang dan banyak gedung jadi pencarian singkapan sangat sulit untuk dilakukan. Litologi (batuan) di wilayah ini juga gak variatif. Atau mungkin gue aja yg kurang mengeksplor lebih lagi. Tapi selama gue keliling tangsel - jakarta yang gue jumpai ya cuma tanah aja. Tanah lempung yg warnanya merah. Means, dari lapukan batuan gunung api. Mungkin dari gunung salak atau gunung gede.

Senin, 01 Februari 2016

Bayat, After Dungeon

Assalamu'alaykum, bloooogs :D

Wait.. Gue gak mau lama-lama dipembukaannya. Karena gue akan bercerita panjaaaang lebaaaar.. Sebenernya biasa aja sih.. Pokoknya ini tentang pengalaman kuliah lapangan 1 di Bayat 5-14 januari yang lalu. Penasaran? Langsung aja simak

Gue akan mulai dengan memperkenalkan apa itu Kuliah Lapangan atau KL. Jadi Kuliah Lapangan (KL) itu kegiatan wajib bagi mahasiswa geologi upn. Ini karena geologi kan memang harus jago di lapangan jadi ya wajarlah ya. Himbauan untuk KL ini udah dikasih tau sejak pertama kali masuk semester 1. Kenapa? Untuk mempersiapkan biayanya yg lumayan mahal. Kegiatan KL ini juga dilakukan 2x. Pertama di Bayat, Klaten dan di Karangsambung. Karena gue baru ngejalanin KL 1 Bayat, jadi cerita yg di Bayat aja ya..
Bayat sendiri adalah lokasi strategis untuk belajar geologi. Wait, gue akan meluruskan sesuatu. Baik disini bukan berarti di Bayat banyak tambang atau tempat batu akik ya -_-. Melainkan banyak pelajaran berupa proses, jenis batuan, hubungan stratigrafi, struktur dan sejarah geologi yg rumit tapi asik buat dipahami. Jadi jangan ngira kami nyari batu akik di sini.  Pemandangan di Bayat juga lumayan bagus. Ada perbukitan, sungai, lembah, rawa, dataran dan lain-lain yg menyimpan kisah sendiri.

Minggu, 01 November 2015

Masih Ada

Taukah kamu, saat ini mungkin mereka yang telah pergi meninggalkan kita tengah menderita di alam sana.

Apa kau dengar teriakan mereka? Tidak.
Apa kau tau apa yang mereka teriakan? Penyesalan.
Apa kau sadar apa yang mereka inginkan? Kesempatan.

Ya, Kesempatan untuk hidup kembali. Kesempatan untuk beribadah walau hanya sekejap.
Untuk menahan perih pedihnya siksa. Untuk kunci membuka surga

Namun percuma bagi mereka, lain hal dengan kita.

Kesempatan masih singgah.
Hidup masih betah.
Penyesalan masih berbenah. Belum menghampiri.

Lantas, apa yang akan kita persiapkan?
Bagaimana kesempatan akan kita perlakukan?

Jarak Antara Kita

Wahai saudaraku..
Akh! Tak pantas rasanya kau menyebutku saudara. Setelah aku meninggalkanmu menghadapi penderitaanmu sendirian. Seolah kita adalah tubuh yang terpisah. Atau akulah bagian yang tersuntik anastesi. Aku tidak lagi merasakan perihmu..

Katakan padaku, kawan..
Bagaimana kamu bisa sekuat itu bertahan?
Bagaimana dirimu bisa menggenggam keyakinan itu begitu erat? Sedang disini aku hampir meloloskannya dari genggamanku..

Katakan padaku, kawan..
Seperti apakah mati itu?
Sakitkah rasanya?
Adakah ia sama dengan terbangun dari mimpi panjang yang fana?

Ceritakan padaku, duhai sahabat..
Seperti apakah maut yang datang menggandeng dirimu?
Seperti apa dunia yang menunggumu di alam sana?

Aku khawatir wahai teman..
Kau akan meminta pertanggungjawabanku saat bibir ini tak bisa lagi memuntahkan beribu alasan.
Saat tangan dan kaki mengeluh karena aku tuan mereka yang begitu hina.

Dimana diriku saat kamu tersiksa?
Dimana diriku saat kamu menangis?
Bagaimana aku mengeluhkan panasnya siang saat api membakar rumahmu?
Bagaimana aku bisa bersantai saat air menghujaniku sementara peluru menghujanimu?

Kami tidak sebanding denganmu..

Di sana, para wanita mati-matian mempertahankan kehormatannya, sementara disini mereka rela menghinakan dirinya. Bukan hanya remaja. Bahkan juga orang tua. Atas dasar "gaya" katanya.

Di sana, orang-orang berlomba-lomba mengerjakan shalat. Di sini kami menundanya bahkan tak jarang terlewat.

Di sana, orang-orang bertaruh
nyawa datang ke masjid tapi masjid dirobohkan. Di sini, orang-orang tak peduli dengan nyawa tapi masjid ditinggalkan.

Di sana, orang-orang berjerihpayah menyampaikan dakwah. Di sini, dzikir pun jarang. Yang keluar dari lisan ini hanya makian, hinaan, hujatan, tawa dan permintaan.

Bagaimana bisa kami berkata "kami adalah orang yang baik, saat aib kami begitu besar?"

Bagaimana kami bisa mengira kami akan masuk surga, saat bahkan tak ada jalan untuk keluar dari neraka?

Bagaimana kami membanggakan kecerdasan otak, saat kecerdasan sesungguhnya adalah mempersiapkan diri untuk kehidupan berikutnya?

Bagaimana kami masih sibuk mengejar harta dengan teknologi mutakhir saat sebentar lagi dunia akan berakhir?

Ya Allah..
Kami harus bagaimana?
Kami ingin menjadi orang yg bermanfaat..
Kami ingin menolong mereka..
Kami ingin menolong agamaMu..
Bolehkah?

Rabu, 07 Oktober 2015

Sedekah Dunia

Assalamualaikum, my dear Blogs!!

Lagi-lagi gue harus mengatakan lama tidak berjumpa denganmu di dunia maya ini. Gue gak akan bilang gue sibuk kuliah atau organusasi atau semacamnya. Karena emang lagi gak sibuk. Oiya, karena lama gak main kesini juga berarti gue harus menanyakan kabar kalian..

Baiklah!
Apa kabar kalian semua? Gue harus berprasangka baik bahwa kalian baik-baik aja. Kalau pun ada yg gak baik, semoga segera membaik ya :)

Untuk post kali ini, sebenernya gak terlalu jauh berbeda dengan post sebelumnya. Gue hanya ingin menyampaikan pemikiran gue aja. Ambil yang baiknya aja ya, yang buruknya ditinggalkan dan jadi bahan renungan.

Semua bermula dari sebuah kisah sederhana, dialog antara Janin dalam kandungan dan Allah SWT. Ini gue dapet dari suatu kajian di masjid Al jihad.
Dikisahkan pada saat janin di dalam kandungan, Allah bertanya kepadanya, "apa yang terpenting bagimu?" janin ini menjawab "Yang terpenting bagiku adalah tali pusar ini, Ya Allah. Dengannya aku bisa hidup. Aku tidak butuh tangan. Aku tidak butuh, kaki, mata, telinga, dan sebagainya. Karena itu tidak berguna untukku" kata Janin itu. Memang benar, ketika kita berupa janin yang menyuplai makanan untuk kita hidup adalah tali pusar. Pelindung kita adalah plasenta. Namun kenyataannya ketika janin ini keluar menuju kehidupan dunia, apa yang dia katakan? Dia bilang, "Ya Allah! Ternyata untuk hidup di dunia ini aku membutuhkan tangan, kaki, mata, telinga, dan semuanya. Namun yang kuanggap penting sebelumnya justru harus aku tinggalkan!". maksudnya adalah tali pusar janin ini harus dipotong. Kan kita gak hidup pake tali pusar di dunia ini, iya kan?

Itu kisahnya. Makna dari kisah itu sebenernya apa yg penting untuk kita suatu saat akan kita tinggalkan. Sekarang pertanyaannya, apa yang terpenting untuk kehidupan kita? Jika ditanya begini setelah mendengar kisah itu pasti banyak yang menjawab " amal soleh". Good! Itu wajar karena gue membicarakan konteks agama saat ini. Mungkin ada yg bilang "udara, dit!" well, bener juga sih.

Tapi kenyataannya, mau diakui atau tidak, yang terpenting bagi kita adalah Sandang, Pangan, Papan. Ini pokok. Kalau mau diteruskan lagi ada harta, gadget, mobil, baju mahal, dan sebagainya. Maaf ya, gue masuk ke ranah remaja kekinian lagi. Soalnya gue juga remaja. Jadi gue bisa membahas secara lebih lugas.

Bayangin deh, sebagian besar orang (bukan cuma remaja) pasti akan panik ketika gadgetnya ketinggalan. Jangankan gadgetnya, bateray yg mau habis aja bisa bikin panik. Bayangin juga dengan orang-orang yang punya baju pesta yang harganya mahaaaaaaal banget. Orang yg punya harta melimpah, rumahnya banyak, mobilnya banyak, dan semacamnya.

Gak ada yang salah dengan berusaha mendapatkan itu. Berikhtiar di dunia its okay. Tapi ingatlah ini semua akan kita tinggalkan. Apa yang terpenting untuk kita akan menjadi tidak berguna nantinya.

Soal gadget itu, gue juga termasuk panik kalau gak bawa gadget. Apalagi kalau ada informasi yg memang hanya bisa di dapat lewat gadget. Tapi ini suatu saat akan kita tinggalkan. Saat era teknologi terhenti, saat satelit hancur. Semua kembali ke jaman primitif lagi.

Soal baju yg mahal banget ini gue dapet dari renungan  sendiri. Jadi gue punya jaket. Jaket winter yang ada bulunya gitu. Keren deh. Ada di kost gue saat ini. Suatu ketika gue memandang jaket itu sambil merenung. Jaket Winter ini adalah jaket spesial. Gak terlalu mahal memang, tapi gue suka banget modelnya. Gue menetapkan jaket ini hanya dipakai saat ada event tertentu. Hanya saat spesial aja. Tapi saat gue renungkan dari fungsinya, jaket winter ini adalah yang paling gak berguna. Jaket lain sering gue gunakan, tapi winter nggak. Dicuci juga jarang. Cuma dipajang aja. Entah kapan gue gunakan. Dari situ gue mengerti apa yang spesial buat gue ternyata yang paling gak berguna. Soal mobil, rumah dll, mungkin bisa dipikir sendiri ya.

Lalu, blogs,  soal menjadi remaja,
Banyak yg mengatakan, "mumpung masih muda, berbuatlah sesukanya. Kalau udah tua nanti baru bertaubat." atau semacam itu.
Orang tua, dosen, guru, teman, sahabat hampir semua mengatakan itu. Semua mengarah ke kehidupan dunia aja. Ke kehidupan berikutnya? Hmmm... Semoga masih ada ya..

Tapi tau gak?
Salah satu yang akan dipertanyakan dihadapan Allah nanti adalah "untuk apa kamu gunakan masa mudamu?" nahloh! Kita mau jawab apa kalau senantiasa berbuat sesukanya?
Emang ada jaminan kita bisa hidup sampai tua? Atau jaminan kita sempat bertaubat? Gak ada.
Karena itu jangan berbuat sesukanya ya... Berbuat kebaikan dan persiapkan untuk kehidupan berikutnya. Bukan untuk masa depan dunia aja ya.

Nah, terkait masa depan dunia, gue juga punya pikiran. Gue kuliah di geologi. Gue tau ini adalah hal yang wajar ketika dosen memotivasi mahasiswa geologi untuk aktif belajar, dan semacamnya supaya IPK tinggi dan keterima kerja diperusahaan yang kaya. Supaya gajinya besar. Supaya kehidupannya terjamin. You know, somehow ini gak ngebuat gue semakin semangat. Bukannya gak kepengen kerja dengan gaji tinggi, hanya saja... Setelah dapet kerja itu, lalu apa? Jadi kaya? Bangga dengan harta?

Gue bingung, blogs. Bisa dikatakan saat ini gue punya barang yang numpuk di kamar kost gue. Barang yg jarang banget gue gunain. Barang yang akhir-akhir ini gue pertanyakan "barang ini untuk apa?". Barang-barang yg ternyata lebih bermanfaat untuk orang lain di dunia ini dan bermanfaat untuk gue di akhir nanti. Kamu juga berpikir seperti ini nggak? Semoga ya..

Kita masuk ke kesimpulan post ini.
Jadi lewat post kali ini, gue ingin mengajak kamu-kamu semua untuk bersyukur. Untuk bisa sedekah. Untuk bisa mengerti bahwa apa yang kita miliki di dunia ini ternyata tidak berguna untuk kehidupan akhirat.

Jadi mari kita sama-sama sedekah. Kalau belum bisa menyedekahkan barang yg kita anggap mahal atau spesial gapapa kok. Sedekah uang, makanan, pakaian, buku, atau yang lain juga gapapa. Yang penting niat dan ikhlas :)

Sebenernya masih banyaaaaaak lagi yang mau gue bahas. Tapi lain kali aja ya. Kapan-kapan kita ketemu lagi.
Gue tutup dengan ayat aja ya:

(Al-Qaşaş) 28: 77 -
"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."

Diperhatikan dan diingat ya, bukan "carilah dunia, dan jangan lupakan akhirat".

Okay, blogs?
Assalamu'alaikum :)

Selasa, 18 Agustus 2015

Forest Adven: Day 2

Assalamu'alaikum, blogs!

Ini lanjutan dari perjalanan Me-time di post sebelum ini. Semoga anda sudah membacanya. Jadi ini adalah petualangan hari ke 2 setelah gue ke Universitas Indonesia.

Hari ke 2 ini gue berencana ke... Well, gak direncanain juga sih. Tiba-tiba aja kepikiran mau ke Kebun Raya Bogor. Iya, sendirian (lagi).

Gue berangkat dari tempat Check-point, rumah nenek gue di Tebet, sekitar jam 9. untuk pergi ke Bogor gue tinggal ke stasiun Cawang terus naik kereta melewati... 10 atau 17 stasiun gitu. Gue lupa. Hingga akhirnya tiba di Bogor. Seperti yang gue kasih tau sebelumnya, ini bukan kali pertama gue ke Bogor sendirian. Dulu gue pernah mencoba ke sana. Kala itu adalah perjalanan yg sangat ngebuat gue galau.  Pasalnya dalam perjalanan itu gue bertemu dengan perempuan berbaju putih yg pergi sendirian :D. Sebenernya udah mau gue ceritain sejak dulu sih. Tapi gak sempat. Mau gue ceritain sekarang gak?
"Mau, diiit! Beritau kami penderitaan lu"
  Cih! -___-

Forest Adven day 1

Selamat... Pagi!
Assalamu'alaykum, blooooooogs!

Kali ini gue hadir kembali dengan segudang cerita yang.. Biasa aja sih. Gak spesial-spesial amat. Ini cerita tentang perjalanan liburan gue kemarin.karena ini Perjalanan berarti ini Traveling! Yeay! Akhirnya label travel gue bertambah :D

Udah lama banget gak cerita tentang perjalanan. Well, itu karena gak banyak yg bisa gue ceritakan. Tapi tenang, kali ini gue akan bercerita tentang sebuah perjalanan semi-seorang diri beberapa waktu lalu. Udah siap? Gak perlu kenakan kacamata perspektif versi gue kok. Santai saja. Kalau Anda sudah siap, Lets go!

Rabu, 29 Juli 2015.
Ini adalah awal perjalanan seorang diri gue yg udah gue rencanakan sejak pertengahan semester 4. Eh gak direncanakan juga sih. Yang jelas gue pengen banget Me-time seorang diri sambil naik kereta. Hari ini gue berencana ke salah satu perguruan tinggi ternama di kawasan Depok. Universitas Indonesia as known as UI. Mau apa gue disini? Sebenernya ada tugas dari organisasi di kampus untuk daftar ulang lomba MTQ di UI. Karena salah satu anggota organisasi yg ada deket UI adalah gue, maka gue yg ditugaskan. Ini misi gue, selain melakukan pencarian Cleva.
Oiya karena UI itu jauh, jadi gue mau sekalian nginep di rumah Nenek di Tebet. Dan itu searah dengan target gue yang lain, Bogor. Gue pernah ke bogor naik kereta. Lewat stasiun UI. Itu jauh dan lama banget. Mana penuh banget keretanya dulu. Tapi dulu gue hampir mendapatkan seseorang yg menarik, cantik, keren, berbaju putih dan sedang berjalan sendirian loooh :)
"Baru Hampir, dit. Belom beneran berhasil."
-_______- sial. 

Selasa, 21 Juli 2015

The 4th Storm

Assalamualaikum, bloooooooooooogs!!!

Gue perlu nanyain kabar gak nih? Gak usah ya? Mending gue ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1436 Hijriah! Mohon maaf lahir dan batin untuk kamu semua :D
semoga kita menjadi manusia yg lebih baik lagi kedepannya! Aaamiiiin!

Baiklah, blogs!
Sesuai kata-kata gue di post sebelum ini, gue akan menceritakan beberapa hal dan alasan kenapa gue meninggalkan blogs selama.... Hampir 3 bulan. Pokoknya dari april hingga juli. Itu lama gak sih? Lumayan lah ya.

Gue akan melempar jawaban berupa 2 alasan paling mainstream di jagat raya: 1) Gue Sibuk. 2) Gue Males. Udah itu aja.

Sibuk apa, dit?

Ya kuliah. Tapi, blogs, semester 4 ini adalah semester yg padat tapi terasa selow. I mean di semester ini banyak praktikum, banyak tugas, banyak misi, banyak kegiatan organisasi dan lain-lain. Ini lebih sibuk dari semester 3 tapi rasanya gak sesulit dulu. Mungkin karena udah mulai terbiasa kali ya. Sebenarnya yg cukup menguras waktu itu di kegiatan organisasi.

Jadi ceritanya gue ikut beberapa kepanitiaan. Jadi ketua ekskursi, jadi koordinator divisi media, jadi ketua acara pelatihan, guider, dan kepanitiaan yang lainnya. Tentu saja ini mempengaruhi perilaku gue. Soalnya kebanyakan acara yg diselenggarakan kepanitiaan itu bentrok. Gue jadi harus mengurus beberapa acara di hari yg sama. 
Stress? Lumayan.  Ditambah lagi yah gue udah memberitau kan kalau gue individualist? Ini cukup bermasalah. Walaupun gue menjadi ketua atau koordinator, gue gak suka memerintah atau menyuruh orang melakukan sesuatu. Mengarahkan anggota juga belum bisa banget. I'd prefer to do it myself.

Jadi ada 1 kegiatan dimana gue menjadi panitia tunggal. Gue gak perlu ngasih tau kegiatannya ya. Pokoknya di situ gue jadi koordinator, perkap, humas, dan sekretaris.  Ditambah lagi kegiatan ini waktunya bentrok dengan kegiatan lainnya. Susah sih.. But still, i'm alive :)

Well, kebanyakan sih terlaksana dengan cukup baik. Tapi tentu ada juga yg gagal. Biasanya karena kurang pesertanya. Nanti akan kami coba perbaiki.

Terus, blogs, selain kegiatan itu ada juga minggu Chaos di akhir praktikum. Ini terjadi setiap semester. Udah biasa. Tapi tetep menyebalkan.  Jadi tiap akhir semester ini pasti ada ekskursi, pembuatan poster, dan presentasi. Gak semua praktikum sih tapi tetep banyak. Aslinya sih tugasnya gampang karena dikerjakan berkelompok. Tapiii ini menjadi sulit karena beberapa orang di kelompok tersebut. Jadi dalam sebuah kelompok biasanya selalu ada yg jadi penghambat dan gak mau kerja. Ini nyusahin.  Beneran deh. Cuma numpang nama aja. Yg kayak gini yg gue sebut Downsanian. Kalian tau siapa mereka? Coba cari di post di blog ini. Yah tapi gue lagi gak ingin membicarakan mereka. So just relax...

Keberadaan mereka di dalam kelompok gue tentu mengundang emosi. Gak seperti semester sebelumnya yg mana gue membiarkan mereka begitu saja. Kali ini gue sempat marah.

"Adit marah?! Apa yg lu lakukan, dit?!"

Gue menggunakan sihir 4 elemen untuk menghancurkan hidupnya! -_-.

Well, emm... Gimana ya? Gue sering kesel tapi jarang marah. Marah dan kesel itu beda kan? Kesal itu saat gue berada pada situasi yg gak gue inginkan tapi masih bisa gue terima. Sedangkan kalau marah itu kondisi saat gue gak bisa menerima suatu keadaan dan merasa perlu merubahnya. Semacam itu deh.

Jadi kalau gue marah itu... Biasanya gue akan berlaku sinis. Terus gue akan bicara jujur dengan kata-kata yg bisa menggores hati gue sendiri dan orang yg ngebuat marah. Karena rasa sakit di hati bisa merubah seseorang. Jika orang tersebut tidak berubah maka.. Yah mudah-mudahan sih berubah.

Oiya tadi gue "menggores hati gue sendiri dan orang yg ngebuat marah" ya. Jadi gini, kata-kata yang keluar dari mulut kita ibarat pisau bermata 2. Kenapa pisau? Ya masa bazooka -_-
Ini pernah gue cantumkan kedalam quote:
Jika aku menyakiti orang lain, maka aku juga menyakiti diri sendiri. Itu yang disebut rasa bersalah.

So, nomatter how angry i am to others, setelah gue marah pasti ada rasa bersalah. Sekali pun yg gue ucapkan bertujuan untuk membuat orang itu jadi lebih baik. Sekali pun kalimat yg gue ucapkan itu jujur dari hati, sekali pun diucapkan dengan sopan, tetap saja itu akan melukai kami. Kenapa? Entahlah.

Kembali lagi ke pengerjaan tugas praktikum tadi. Jadi ada beberapa orang dalam kelompok praktikum yg merasakan sikap sinis gue. Alhamdulillah ada yg sadar ada juga yg nggak. But still, gue gak bangga dengan sikap sinis ini. Pengennya sih gak perlu sinis segala. Tinggal menjalin komunikasi yg baik aja.  Dengan begitu gue gak perlu menambah rasa bersalah di hati gue :')

Oke, blogs!
Itu tadi adalah apa yg gue lakui di semester 4 lalu. Walaupun gue tulis sepanjang itu sebenernya gak ada yg spesifik atau gue ceritakan kegiatan gue secara detail sih.
Jujur aja tadinya gue juga gak berniat menulis tentang kegiatan gue sepanjang yg di atas itu loh. Aslinya gue mau cerita tentang mimpi. Mimpi geologi yg menurut gue keren. Tapi gapapa deh. Mungkin lain waktu aja ya.

Tetap tunggu postingan gue berikutnya yaa :D

Sampai jumpa, blogs
Assalamualaikum

Sabtu, 28 Februari 2015

Kalau gue pacaran....

Assalamu'alaikum, blogs!!

"Waalaikumsalam, dit!! Tunggu, sebelum lu mulai basa-basi tentang post kali ini, gue shock ngeliat judulnya dan gue mau bilang.. GAK MUNGKIN!! Mustahil adit punya pacar! Mimpi punya pacar aja gak pernah!" - blogs.

Kurang ajar -___- gue belum mulai udah dihina... Blogs jahat banget! Kayak urf :'(
Ah sudahlah.. Gue tetep akan bercerita seandainya gue..
"Dit, mending gak usah. Gue tau ini akan menyedihkan dan hanya akan jadi khayalan semata.. Jadi jangan diteruskan. Demi hatimu yang rapuh, Gue mohon..." Ucap blogs dengan penuh memelas
Bawel banget sih -_-. just dead already!

Jadi...

Jumat, 27 Februari 2015

Flameart Revealed!

Assalamu'alaikum!

Bertemu dengan gue lagi, Arya D, the owner of this blog. 
Ketemu gue melulu pasti bosen ya? Bodo amat -_-. Ini kan blog gue. Huh!

Anyway, what do we have for today post? gue berencana untuk membuka fakta atau sejarah atau cerita tentang asal mula blog ini. Mau nyimak gak? Kalo mau pantengin terus ya!

Share it to the world..
Itu nama atau judul blog gue. Tapi gue lebih suka menyebutnya flame-art karena itu urlnya dan kedengeran lebih keren. Tapi dalam postingan gue atau kehidupan sehari-hari gue lebih sering nyebutnya Blogs. Ada huruf S nya. Gak tau kenapa. Lebih enak aja.

Share it to the world dibuatnya udah lumayan lama. Sejak gue duduk di bangku sekolah menengah pertama. Gue lupa kelas 7 atau 8 gitu. Dulu namanya bukan Share It To The World. Gue juga lupa apa namanya soalnya gak gue catet. Awalnya blog ini dibuat cuma buat tugas pelajaran TIK. Itu post pertama blog ini. Labelnya TIK. Cuma copast dan gak penting sih. Itu juga cuma 1 post doang.  Setelah tugas TIK selesai, gue meninggalkan blog ini lama banget. Berbulan-bulan  sampe akhir kelas 9. 

Minggu, 15 Februari 2015

Full Heart

Selamat malam, my dear blogs :)

assalamu'alaikum

jumpa lagi dengan gue, Arya D, dan pacar gue, emmm...., oiya, gue gak punya pacar. maap lupa. pokoknya gue mau sharing my thought about something. Not a big deal but, whatever, i'll share it anyway.

but first, as always, gue harus menanyakan kabar kalian semua. biar gue keliatan ramah dan peduli gitu. padahal mah... well, kamu kamu juga gak ada yang jawab. yang jawab cuma 1 di post Pelajaran dari Ketinggian. huft.. yaudahlah ya. 

Sooooo how are you doing, my silent readeeeeerrrrr?! sehat kan? ada yang sakit? semoga yang sakit cepat sembuh ya. ada yang lagi sedih? semoga yang sedih bisa jadi gembira tanpa sebab ya.. semoga kalian semua baik-baik saja pokoknya!

jadi mengenai sesuatu yang mau gue share kali ini sebenernya ada hubungannya dan bisa dibilang lanjutan dari Concept of Happiness.  Anggaplah gue menemukan suatu cara baru untuk bahagia. mau tau gaaaaak?

Rabu, 11 Februari 2015

World of Mine

Assalamualaikum, blogs!


Yoooow, blogs! Kali ini gue lagi gak kepengen memberikan pembukaan yang panjang lebar seperti biasanya. Soalnya nanti postnya kepanjangan. Selain itu karena dalam post kali ini gue akan memperkenalkan beberapa hal keren versi gue. Hal-hal gak penting yang ngebuat gue senang. Yap, this is my world :)
Selamat datang di dunia imajinasi gue yang... Gue yakin kalian bakal menganggapnya aneh, tapi bodoamat. Yang penting buat gue asik.

Rabu, 14 Januari 2015

Pelajaran dari Ketinggian

Assalamualaikum, blogs!

Cukup! gak ada lagi nanya-nanya kabar! bodoamat kabar kalian mau gimana. Who cares? I do! kabar kalian gimana? plis ada yang jawab kek gitu sekali--sekali -___-. masa gue doang yang perhatian dengan kabar kalian? perhatian gue bertepuk sebelah tangan...

anyway, kali ini gue mau cerita tentang..... Liat labelnya gak? Traveling!! Yeay! 
Kemana gue traveling kali ini? ini mau gue ceritain.

So, beberapa waktu lalu gue baru habis travel ke Merbabu. tau gak merbabu itu apa? itu gunung. temenya Merapi. eh gak tau juga sih mereka temenan atau nggak. pokoknya mereka deketan. Rencana untuk naik ke Merbabu ini udah lama banget. sekitar seminggu yang lalu. tadinya gue mau naik sama temen gue. berdua doang. tapi tiba-tiba dia ragu gitu. akhirnya dia membatalkan diri dan gue mencari temen gue yang lain yang mau naik. daaaan tentu saja ada. kalo gak ada gak bakal gue buat post ini.


Selasa, 30 Desember 2014

Sepotong Dunia Semu

Assalamualaikum, blogs!

Oke. Gue akui gue meninggalkan blog ini lama banget. Hampir 1 semester kayaknya ya. Well, maaf deh. Gue beneran sibuk banget di dunia perkuliahan semester 3 ini. Gue sibuk apa sih? Ini mau gue ceritain. 

Oiya, gue lupa aturan formal di blogs ini. Gue harus nyapa dan menanyakan kabar kalian. Hmm.. Baiklah! 

Apa kabar semuanya? Sehat kan? Bahagia? Semoga kalian berada dalam perlindungan-Nya ya. Jumpa lagi dengan gue, Aditya Arya D, yang baru kembali dari Dungeon di disc 2 chapter 3 dengan selamat. Kurang keren ya? Bodoamat. Pikiran gue agak kaku setelah cukup lama gak membuat tulisan. 

Anyway, ada yg tau maksud dari Disc 2 Chapter 3? Kalo kalian liat update Line gue, pasti lumayan sering liat "Disc 2 Chapter 3" dengan judul dan kutipannya yg keren. Disc 2 itu berarti wilayah 2. Jadi kan sekarang gue udah kuliah dan pindah lokasi dari Tangsel ke Yogya, kalo di game itu berarti gue udah masuk ke sequel ke 2 dalam dunia gue. Masa SD, SMP, SMA di Tangsel atau wilayah 1 itu Disc 1. Terus Chapter 3 berarti gue di semester 3. Chapter 1 & 2 gak gue bikin. Belom kepikiran soalnya. Terus terus judul dan kutipannya itu adalah hal-hal yang sedang gue alami. Gak semuanya sih tapi gue suka kata-katanya.

Okay, jadi apa aja yang gue hadapi di Chapter 3 ini? Siapkan diri kalian. Gue akan coba membuat kalian melihat dunia dari sudut pandang gue!
Aurora Eyes!!

Sabtu, 20 September 2014

Againts The Pressure!

Assalamualaikum, blogs!

Fiuuuh... 
untuk sesaat gue ingin menarik napas panjang dulu di awal semester 3 ini. Kalian harus tau! Eh gak harus juga sih, tapi gapapa deh. Semester 3 ini luar biasa!! Selain praktikum yang ada 5 dan tugasnya yang bejibun, gue harus menghadapi tugas kuliah, tugas organisasi, dan tanggug jawab sebagai Guider. Apa itu guider? Guider itu artinya pembimbing. Ini sejenis panitia ospek mahasiswa baru gitu. Tapi bukan yang bagian marah-marah. Tugas gue sebagai Guider adalah membimbing adik-adik yang katanya ngegemesin baget itu *padahal mah nggak sama sekali* buat jadi mahasiswa yang baik. Gue juga harus memberikan materi geologi dasar dan ikut olahraga bareng mereka. Otomatis tugas gue bertambah banyak. Berat? Lumayan. Pokoknya di semester 3 ini lumaya sibuk banget gitu deh.

Nah karena kesibukan gue yang meningkat pesat dalam waktu singkat, kadang gue jadi stres juga. Seorang adit juga bisa stres loh O_O. Lagian tugas gue gak abis-abis. Mereka kayak mahluk immortal yang berusaha mengeroyok gue gitu. Setelah gue tebas, mereka hidup kembali dan bertambah banyak. Ngeselin. Karena itu gue mengalami stres dan depresi, blogs. Tapi tenang aja, gue memiliki beberapa cara untuk menghadapi rasa stres berkesinambungan ini. Mau tau? Simak pembahasan gue yap!

Kalian-kalian yang mahasiswa pasti akan mengalami stres apa bila dihadapkan pada tugas yang bejibun banget. Jangankan mahasiswa, siswa biasa aja juga stres kok. Orang tua juga. Kondisi stres ini terjadi karena tekanan dari banyaknya tugas dan waktu yang diberikan itu gak seimbang. Akibatnya kita kekurangan waktu dan menggunakan waktu istirahat kita untuk mengerjakan tugas. Gara-gara itu kita jadi sakit deh. Tapi gapapa sih bagi kalian yang udah lama gak di-gws-in dan kangen pengen di-gws-in lagi. Gue sih udah jarang banget -_-.  Tapi tetep kalo bisa jangan sakit. Kenapa? Karena "Monster" Tugas-tugas itu gak akan peduli mau kita sakit atau sehat, mereka tetap akan menyerang. Jadi kita harus menjaga manajemen waktu kita dengan sangat baik. Inget waktunya istirahat. Tubuh kita punya hak untuk istirahat loh. Jangan dipaksa kerja melulu. Jangan suka numpuk tugas. Jangan jadi deadliner, Okay?  Jadilah frontliner. Kerjakan tugas secpat mungkin sesuai kemampuan dan pola kinerja kita. Jangan terlalu santai tapi juga jangan terlalu serius. Pokoknya sesuai pola aja biar sehat. Itu tips pertama.

“ah, kalo Cuma itu sih gue juga tau, dit..”

Sabar dulu dong. Itu kan secara umum. Lagi pula itu mencegah stres, bukan menghilangkan stres. Yang mau gue kasih tau berikutnya baru versi gue

Okay, cara pertama gue untuk menghilangkan stres adalah.... makan. Simpel kan? Kalo gue lagi bete atau lagi kesel atau bingung mau ngapain biasanya gue makan. Makan yang banyak sesuai duit di kantong. Ini tips yang terbilang umum juga sih. Terutama dikalangan perempuan. Kalo mereka lagi galau atau kesel katanya sih mereka  makan. Gak peduli laper atau nggak. Karena itu gue mencoba tips ini. And It works! Pas makan, bete gue jadi hilang. Rasa kesel dan rasa bingung-mau-ngapain tiba-tiba sirna. Keren deh. Tapi sayang, ini gak efektif dan malah membuat kita terjebak pada siklus tanpa akhir.

Lo kesel – makan – kesel lo hilang – lo senang – liat cermin dan timbang berat badan – berat lo nambah – lo jadi gendut – lo kesel – lo makan – kesel lo hilang- dan seterusnya.

Ngeselin kan? Kalo gue sih biasanya karena bingung mau ngapain jadi gue makan aja.bener sih hilang rasa bosennya. Tapi setelah selesai makan gue bertambah bingung mau ngapain......

Selain makan, biasanya gue juga belanja. Bukan, bukan belanja barang-barang perempuan -_-. Gue belanja bulanan. Asik loh, apalagi kalo bareng Urf. Gue harus berdebat panjang lebar untuk menentukan apa yang harus gue beli. Dia mengutamakan barang bagus dan  yang gue butuhkan. Kalo gue lebih seneng belanja barang yang gue mau dengan harga murah. Tapi gue belinya banyak dan mubazir jadi jatohnya lebih mahal -_-. Terus Urf itu plin-plan dan kadang ngeselin.

“beli yang ini aja, dit. Lebih bagus terus murah. Eh jangan deh, beli yang itu aja. Tapi bagusan yang ini. Gue jadi bingung. Gal usah beli deh” gitu. Ngeselin kan?
“tapi, Urf, gue maunya yang itu. Lebih keren efeknya. Gue suka.”
“yaudah beli yang itu aja”
“bohong deng, gue lebih suka yang ini.. hehehe”
“........”
“bercanda, gue suka yang itu kok”
Iya, gue lebih ngeselin dari dia -_-.

Tapi Urf juga jahat. pernah di suatu pagi gue pergi ke Sunday-Morning di UGM. kalo di Jakarta ini sejenis Car Free Day. kalo di Ciputat lebih dikenal dengan sebutan pasar kaget. tapi gue gak kaget. mana bisa kita dikagetin sesuatu yang udah terjadwal -_-. Waktu ke Sunmor ini gue ngeliat mainan papercraft gundam! Keren banget! harganya cuma 17.000. jauh lebih murah dari harga aslinya yang sampe di atas 100.000! well, jelaslah ini kan dari kertas. Tapi tetep aja gundam. akhirnya gue beli. setelah gue beli, urf bilang gini, 
"bagus ya, dit, gundamnya"
"iya keren, yurf!"
"bagus ya... harganya 17.000 doang..."
"iya, murah"
"bagus banget... nanti malem lu gak boleh makan, dit"
Gue pun langsung speechless
-_________________-

Kalo mau beli snack gue harus meminta perizinan dia. Katanya sih biar hemat dan bisa terkontrol gitu. Entahlah. Biasanya setelah belanja, kami mengadakan evaluasi belanjaan.. terus nanti dia marah-marah kalo gue belanjanya mubazir.padahal mah bodoamat. Uangnya juga uang gue kok -_-.

Cara lain untuk menghilangkan stres versi gue adalah dengan berkaroke. Tunggu, bukan sembarang karoke di tempat-tempat karoke gitu. Ini gak perlu biaya mahal dan bisa dilakukan kapan aja asal ada kendaraan dan niat. biasanya kalo gue lagi stres malem-malem gue suka berkendara naik motor. Terus sepanjang jalan itu gue nyanyi. Nyanyi apa aja. dari lagu galau sampe lagu perjuangan gue nyanyiin semau gue. Gue ungkapkan perasaan gue di panggung malam. Walau suara gue pelan dan gak bisa nyanyi, i just shout it out. Ini seru! Gue kan nyanyinya sambil naik motor, semakin gue ngebut gue nyanyi makin keras. Kecuali kalo gue lupa lirik lagunya. Jadi kalo lagi macet, gue diem aja. Perjalanan malam adalah panggung karoke pribadi gue. gak boleh ada yang denger gue nyanyi -_-.
Oiya, saking menghayati lagu yang gue nyanyiin, gue bisa berurai air mata loh. Tapi paling Cuma yang kanan aja yang netes. Yang mata kirinya nggak. Setelah nyanyi, perasaan gue jadi lega. Dan bete gue hilang. Seneng deh.. Tapi setelahnya gue masuk angin -____-.

Menuju cara berkutnya. Tadi udah apa aja sih? Makan, belanja, sama nyanyi ya? Cara berkutnya itu nulis. Ini cara paling efektif dan paling berkualitas menurut gue. tapi juga cukup sulit untuk dilakukan. Coba deh kalau suatu saat kalian lagi bete, kesel, bosen, sedih, senang atau apapun coba kalian luangkan sedikit waktu kalian untuk meberi kesempatan jari-jemari berdansa dengan pena di atas lantai dansa yang mengukir hitam di atas putih. Coba kalian tulis apapun yang kalian rasakan dan pikirkan. Terserah pake bahasa puitis, formal, informal atau apapun yang kalian mengerti. Kalo gue sih biasanya pake bahasa puitis. Menulis ini berarti menorehkan emosi kalian pada secarik kertas yang dijajaki pena. Asik loh. Kita bisa membuat dunia sendiri sesuai perasaan kita, terus kita jadi lebih tenang dan bisa sekalian berkarya.

Dulu gue pernah lagi marah gitu kan. Gue berbeda pendapat tentang sesuatu. Terus kami yang marahan gak mau saling mengalah. Lagi pula kenapa harus aku yang mengalah? Tak pernahkah dia berpikir sedikit tentang diriku? Nah, pas marah dan emosi itu kan hati kita jadi penuh dengan rasa kesal dan pikiran kita jadi penuh dengan berbagai hal yang ingin diledakkan. Pas itulah kalian harus nyoba nulis pikiran dan perasaan kalian. Dijamin jadi lebih lega.  Gak percaya? Coba aja dulu. Nanti kalo udah coba baca hasil tulisan kalian. Insya Allah bagus dan menarik.

Terus, blogs, ada cara terbaru yang sedang gue kembangkan. Simpel banget. Ini terpikirkan begitu saja waktu gue lagi nonton iklan-iklan di tv. Gue ngeliat iklan orang makan coklat kok orangnya bahagia banget. Gue liat iklan sabun mandi orang-orangnya juga bahagia banget padahal mandi itu kegiatan yang agak memalaskan-_-. Terus gue juga liat iklan pasta gigi, sirup, kopi, dan lain-llai. Mereka semua bahagia! Iklan orang cuci muka juga orangnya tuh bahagia banget. Gue bingung. Perasaan gue melakukan apa yang mereka lakukan juga tapi gue gak bahagia -___-.
 Usut punya usut ternyata rahasianya adalah menikmati hal kecil. Mereka makan coklat aja dinikmati banget sampe bisa keliatan bahagia. Mereka cuci muka dengan  sabun sambil bergaya. walau harus kelilipan dan busa sabunnya ketelen mereka tetap bergaya supaya terlihat keren. Berangkat dari hal ini-lah akhirnya gue coba mengikuti. Gue harus bahagia seperti mereka! gak mau tau! gue mesti bisa bahagia dengan makan coklat, cuci muka sampe kelilipan, minum kopi dan sirup, dan ngunyah pasta gigi. Awalnya sih emang agak sok bahagia gitu soalnya maksa. Tapi akhir-akhirnya gue berhasil! gue bahagia kayak yang di iklan-iklan itu loh! Yeay!  It works.

Jadi gitu, blogs, cara gue menghilangkan stres gue dan memperoleh kebahagiaan. Murah dan simpel kan? Well, Gak juga sih. Tapi gapapalah yang penting gue bahagia -_-

Ada banyak cara lain yang bisa bikin kamu-kamu bahagia. misalnya main game, pergi ke bioskop, traveling, baca buku, atau apapun. tergantung minatmu. Kalo gue sih saat ini lagi males main game. gak punya fulus untuk dihamburkan di bioskop juga. sulit mencari waktu untuk traveling, dan masih moody kalo baca buku. Yah gapapa sih. tiap orang kan punya cara yang beda-beda untuk mengatasi stres. 

Itu dulu sebagian cara gue menghadapi stres. Kalo gue nemu lagi kapan-kapan kita sharing lagi ya? Itu aja ya, blogs

Semoga bermanfaat

Assalamualaikum 

who am i?

Foto saya
i am capriciously semi-multitalented